Ukraina Butuh Rp101 Triliun per Bulan untuk Pemulihan akibat Perang
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Bangkok, Thailand, pada 19 Juni 2020./Antara-Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 tidak hanya dialami India. Sejumlah negara di Asia diketahui mengalami hal yang sama. Hal tersebut menyebabkan tekanan berat bagi negara dengan sistem kesehatan yang belum memadai.
Dilansir dari Bloomberg, sejumlah negara Asia Tenggara menunjukkan gelombang kedua Covid-19 pada kuartal II/2021. Beberapa negara seperti Laos dan Thailand hingga perbatasan seperti Nepal melaporkan peningkatan kasus yang signifikan akibat penularan virus dari mutasi Covid-19.
Laos
Kementerian Kesehatan Laos tengah mencari tambahan suplai alat kesehatan dan pengobatan seiring dengan kasus baru yang bertambah hingga 200 kali lipat dalam sebulan.
Hingga saat ini Laos mencatat lebih dari 966 kasus dengan nol kasus kematian. Sebanyak 60 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
Dilansir dari Channel News Asia, Perdana Menteri Laos Phankham Viphavanh menetapkan kebijakan lockdown untuk ibu kota dan menutup transportasi internasional pada 22 April setelah mengidentifikasi adanya klaster Covid-19 yang berhubungan dengan Thailand.
Penduduk ibu kota Vientiane dilarang meninggalkan kota dan orang luar harus mendapatkan izin untuk masuk.
Thailand
Sejumlah rumah sakit mengalami tekanan akibat kenaikan kasus Covid-19 di Thailand. Bahkan, 98 persen kasus barunya berasal dari jenis virus yang lebih menular.
Dilansir dari Bangkok Post, Kementerian Kesehatan Publik Thailand melaporkan 2.041 kasus baru pada Senin (3/5/2021) dengan 31 kematian. Angka tersebut naik hampir dua kali lipat setelah mencatatkan kematian sebanyak 21 orang pada Sabtu dan Minggu.
Kasus baru di Thailand kebanyakan berasal dari varian B.1.1.7 yang pertama kali terdeteksi di Inggris. "Ini berarti kita sedang ada dalam tahap krisis," kata Prasit Watanapa, Dekan Fakultas Kedokteran Rumah Sakit Siriraj.
Kamboja
Lebih dari 10.000 transmisi lokal ditemukan di 20 provinsi. Hal itu membuat Ibukota Phnom Penh menyatakan status zona merah atau area dengan risiko tinggi.
Data Bloomberg menunjukkan terdapat 11.974 kasus dan 604 kasus kematian di Kamboja hingga Sabtu, 2 Mei 2021.
Kendati ada kenaikan hingga 841 kasus pada Senin, Perdana Menteri Hun Sen memerintahkan pencabutan lockdown. Adapun, lockdown hanya akan diterapkan pada daerah-daerah yang memiliki tingkat infeksi yang tinggi.
Nepal
Nepal yang telah menemukan varian Covid-19 dari India tengah kehabisan tenaga untuk melawan virus. Nepal tengah kehabisan suplai oksigen dan tingkat okupansi di rumah sakit juga mulai membludak.
Bangsa Himalaya ini telah menutup hampir seluruh penerbangan dan mengubah rumah sakit besar menjadi pusat perawatan Covid-19.
Nepal mencatatkan total lebih dari 343.000 kasus dan 3.362 kematian. Sebanyak 286.000 orang telah dinyatakan sembuh. Lebih dari 7.000 kasus baru tercatat setiap harinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ukraina membutuhkan dana pemulihan sekitar US$5 miliar - US$7 miliar atau sekitar Rp72 triliun hingga Rp101 triliun per bulan.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.