5 Cara Menghemat Air saat Kemarau agar Persediaan Tetap Aman
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
Forum Debriefing Kepala Perwakilan Republik Indonesia. /Ist-uii.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pandemi Covid-19 membuat sejumlah negara menunjukkan sentimen nasionalisme semakin marak.
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Mahendra Siregar mengatakan dalam sepuluh tahun terakhir hubungan dinamika tatanan dunia semakin dinamis dan penuh tantangan. Apaladi dalam 14 bulan terakhir pandemi menjadikan sentiment nasionalisme semakin jelas.
“Sentiment nasionalisme di beberapa negara semakin marak, termasuk dalam kondisi pengadaan dan distribusi vaksin di tingkat nasional, menjadikan suatu istilah baru yaitu vaccine nationalism,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (10/4/2021).
Mahendra menyampaikan hal itu dalam acara Forum Debriefing Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang digelar Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (FPSB UII) bersama Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia pada Jum’at (9/4/2021) secara virtual.
Forum ini merupakan wadah bagi Kementerian Luar Negeri dalam menyampaikan pertanggungjawaban publik bagi kepala perwakilan yang telah menyelesaikan masa baktinya di luar negeri. Sehingga publik bisa memperoleh informasi langsung mengenai pelaksanaan visi dan misi pemerintah Indonesia di wilayah akreditasi dalam melaksanakan hubungan bilateral ataupun multilateral.
Mahendra menambahkan kebijakan politik bebas aktif bilateral Indonesia juga semakin menguat, tanpa harus memihak pada kekuatan besar. “Politik bebas aktif Indonesia terbukti tetap relevan bahkan terlihat semakin efektif dan sangat kontekstual, merespon kondisi dan dinamika yang ada,” katanya.
Wakil Rektor Bidang pengembangan Akademik dan Riset UII Imam Djati Widodo dalam sambutannya mengatakan upaya Indonesia dalam menyuarakan kepentingan dan arah politik yang berbasis pada nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945. Kehadiran Indonesia dalam dunia internasional merupakan sesuatu yang mutlak dan perlu dijaga semangat serta keberlanjutannya.
“UII menilai bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam melakukan berbagai kajian keilmuan terkait politik luar negeri Indonesia sebagai kontribusi aktif bagi perkembangan negara,” ujarnya.
Ia menambahkan perguruan tinggi juga merupakan salah satu tonggak penting dalam menciptakan wawasan generasi muda yang tidak hanya memiliki jiwa nasionalisme dan semangat luhur Pancasila. Namun juga memiliki wawasan global yang akan membawa generasi muda semakin adaptif dan berkontribusi aktif.
“Tidak hanya level nasional, namun juga sebagai bagian masyarakat global,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.
Gaji baru masuk tetapi saldo rekening cepat menipis? Simak empat cara mengelola pengeluaran rutin agar keuangan tetap aman hingga akhir bulan.
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Wamen Diktisaintek Stella Christie mengungkap tingkat penyerapan kerja lulusan vokasi mencapai 77%, lebih tinggi dibanding lulusan akademik yang berada di angka