Berikut Daftar Anggota DPR yang Meraih Suara Terbanyak di Pileg 2024
Perolehan suara paling banyak anggota DPR pada Pemilu 2024 diraih oleh Said Abdullah. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini bahkan mencetak rekor sebagai anggota
Golongan darah/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat 37,9 juta penduduk Indonesia telah melaporkan jenis golongan darah mereka.
Jumlah itu diketahui dari laporan statistik terbaru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri yang dirilis belum lama ini.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa pemerintah kini sudah memiliki data bank darah yang bisa digunakan oleh banyak pihak.
Adapun dari jumlah tersebut, jika dirinci sebanyak 7,9 juta jiwa memiliki golongan darah A, 8,03 juta bergolongan darah B, sebanyak 3,17 juta bergolongan darah AB.
Selanjutnya sebanyak 16,8 juta penduduk memiliki golongan darah O, 640.844 jiwa bergolongan darah A+, 37.898 jiwa golongan darahnya A-; 358.837 golongan darah B+.
Golongan darah paling langka adalah B- dengan jumlah 25.290 jiwa. 113.962 jiwa golongan darahnya AB+, 44.090 jiwa bergolongan darah AB-; 328.149 jiwa bergolongan darah O+, dan 338.564 penduduk bergolongan darah O-.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Perolehan suara paling banyak anggota DPR pada Pemilu 2024 diraih oleh Said Abdullah. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini bahkan mencetak rekor sebagai anggota
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.