New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Tim Labfor Mabes Polri mencari temuan barang bukti saat melakukan penggerebekan di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). /ANTARA FOTO-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA--Kehidupan ojek online yang diduga terlibat pengeboman gereja di Makassar kini terungkap.
AJ (47), ojek online diduga teroris Ciputat tiap Jumat bagi-bagi nasi bungkus. Namun ojek online teroris Ciputat itu ditangkap Densus 88 karena diduga terlibat bom Gereja Makassar.
Penangkapan ojek online teroris Ciputat di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan itu masih mengejutkan bagi para tetangganya.
AJ dikenal sebagai sosok orang yang baik dan sopan dan toleran. Bahkan, sering berbagi nasi bungkus setiap hari Jumat. Hal itu diungkapkan oleh salah satu tetangga kontrakanya, JA.
BACA JUGA: Kurtubi: Kebakaran Kilang Minyak Balongan Bakal Hambat Megaproyek Pertamina
Ibu berusia 50 tahun itu menuturkan, AJ merupakan sosok yang baik dan menghargai tetangganya yang bukan Islam.
"Orangnya baik, mudah bergaul dan komunikasi sama tetangga. Sama kita yang non-muslim aja mau negur," katanya ditemui Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (30/3/2021).
JA termasuk orang yang ikut terkejut dengan ditangkapnya AJ oleh Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya. Pasalnya, selama bertetangga, tak ada sikap yang mencurigakan. Terlebih berkaitan dengan tindak terorisme.
"Nggak ada yang bikin curiga. Pintu rumahnya aja terbuka siang-sore. Anak-anak juga biasa main ke rumahnya karena dia punya anak kecil. Terus biasanya juga ngobrol ngopi-ngopi bareng di teras," tuturnya.
AJ rajin membagikan nasi bungkus setiap hari Jumat kepada seluruh penghuni kontrakan. Tetapi, dia tak mengetahui, asal nasi bungkus yang dibagikan AJ itu bersumber dari mana.
"Orangnya baik, suka ngobrol. Tiap hari jumat bagi-bagi nasi bungkus. Tapi kita nggak tahu dari mana. Terima-terima aja," paparnya.
AJ ditangkap Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya pada Senin (29/3/2021). Pria 47 tahun itu diamankan terduga terorisme.
AJ ditangkap saat sedang tidur di kontrakannya oleh anggota polisi yang memakai baju biasa. Diperkirakan ada 20-30 lebih polisi yang melakukan penangkapan tersebut.
Saat diamankan, AJ diketahui memakai celan merah dan memakai kaos putih bergambar Habib Rizieq. Sedangkan kedua tangannya diikat dari belakang.
Penangkapan AJ itu diketahui, berbarengan dengan sejumlah terduga teroris lainnya di Condet dan Bekasi, Senin (29/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.