Endank Soekamti hingga Superman Is Dead Bakal Ramaikan Rebelfest 2026, Ini Jadwalnya
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Kepala BBKB Titik Purwati Widowati menunjukkan salah satu produk peserta Innovating Jogja. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Program Innovating Jogja dinilai mampu melahirkan pelaku usaha yang berkompeten serta mampu melakukan produksi berkualitas bertaraf ekspor. Kompetisi pelaku usaha muda yang digelar oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Kementerian Perindustrian ini kembali dibuka untuk 2021.
Kepala BBKB Kementerian Perindustrian Titik Purwati Widowati menjelaskan Innovating Jogja secara khusus memfasilitas kalangan muda yang memiliki ide berinovasi dalam membuka usaha. Setelah berjalan beberapa tahun mampu menghasilkan pelaku usaha yang berkompeten dan mampu bersaing tidak hanya di level nasional, tetapi internasional. Beberapa alumni program ini mampu melakukan ekspor produk dari awalnya baru sebatas ide membuka usaha.
BACA JUGA : Kompetisi Inovasi Bisnis Kerajinan dan Batik Siap Digelar
“Dari para peserta Innovating Jogja, dampaknya mereka yang awalnya belum memiliki usaha jadi punya usaha, sudah banyak yang melakukan eksportir. Ada lukis batik di gelas, kaleng bekas, kemudian ada produksi tas kulit tetapi tanpa dijahit dan lem. Batik dengan desain yang unik, sudah banyak produksi sampai luar negeri seperti Kanada,” ungkapnya dalam rilisnya Kamis (18/3/2021).
Ia menambahkan untuk 2021 kembali digelar dengan syarat calon peserta antara lain maksimal usia 45 tahun. Jika memenuhi persyaratan administrasi kemudian diminta membuat proposal inovasi bisnis yang akan dilakukan, selanjutnya melakukan presentasi. Adapun pendaftaran dibuka sampai 30 April 2021 dengan target sekitar 100 pendaftar.
“Tahun 2020 yang mengikuti sebanyak 97 peserta mereka rata-rata memiliki inovasi dalam berbagai bidang usaha terutama batik dan kerajinan,” ujarnya.
Dari para peserta yang masuk akan diseleksi awal menjadi 30 orang kemudian diikutkan dalam bootcamp untuk mendapatkan berbagai masukan terkait inovasi yang akan dijalankan. Selanjutnya para peserta tersebut kembali diseleksi dengan meminta mereka untuk melakukan penajaman bisnis dari ide yang digagas.
BACA JUGA : Keren .. Remaja Dari Jogja Ini Sabet Penghargaan Khusus
“Mereka harus presentasi lagi, sampai akhirnya dipilih lima peserta yang dinilai terbaik, mereka yang akan kami fasilitasi melalui program innovating Jogja ini. Selain dari lima peserta itu, sejak dari 30 peserta mereka sudah boleh menggunakan fasilitas laboratorium kami, termasuk teknologinya,” katanya
Para peserta akan diberikan pendampingan dalam menggunakan teknologi laboratorium milik BBKB, termasuk membangun jaringan yang lebih luas serta dibantu melakukan pemasaran secara modern. “Khusus untuk yang lima terbaik akan diberikan fasilitasi bahan untuk memvisualisasikan ide, atau memulai usahanya sesuai dengan ide yang diajukan dalam proposal. Khusus untuk terpilih lima ini fasilitasnya tentu berbeda dengan yang 30 tadi,” ujarnya.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk memberikan pendampingan pelaku usaha termasuk yang bergerak di sektor kerajinan dan batik. Innovating Jogja menjadi salah satu program yang bermanfaat bagi pelaku usaha yang baru merintis.
“Kami mendorong agar pelaku usaha seperti UMKM ini bisa terus berkembang dan mampu melewati pandemi ini. Tentu kami memberikan pendampingan dan fasilitasi agar bisa terus berkembang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.