Wisata Klaten Tumbuh, Kunjungan 2025 Tembus 7,5 Juta
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Sri Mulyani-Yoga Hardaya mengikuti gladi bersih upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan bupati dan wakil bupati Klaten di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (25/2/2021). JIBI/Solopos-Taufiq Sidik Prakoso
Harianjogja.com, SOLO - Bupati Klaten Sri Mulyani akhirnya punya pendamping untuk lima tahun ke depan setelah empat sebelumnya menjadi single fighter. Pendamping tersebut adalah Yoga Hardaya.
Sri Mulyani dan Yoga Hardaya akan dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Klaten periode 2021-2026 di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (26/2/2021). Pelantikan ini berlangsung secara virtual, bersamaan dengan daerah lain yang juga menggelar Pilkada 2020 di Jateng.
BACA JUGA : 53 Kepala Daerah Dapat Teguran karena Langgar Protokol
Setelah dilantik, keduanya berjanji bakal berkolaborasi memimpin Kabupaten Bersinar. Mulyani mengaku cukup berat memimpin Klaten pada periode 2016-2021. Mulyani sebelumnya merupakan wakil bupati mendampingi mantan Bupati Sri Hartini.
Namun, Hartini tersandung kasus korupsi pada akhir 2016. Sejak 2017, Mulyani menggantikan posisi Hartini hingga akhir masa jabatan Bupati Klaten pada 17 Februari 2021.
Selama itu pula Mulyani seorang diri alias single fighter menjadi Bupati Klaten tanpa pendamping.
“Alhamdulillah. Yang namanya pekerjaan berat itu kalau dipikul bareng-bareng akan lebih ringan. Periode pertama karena tidak ada wakil, saya harus selalu hadir sebagai bupati dan wakil. Besok sudah ada wakil bupati tentunya kerja nanti bisa dibagi berdua,” kata Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (25/2/2021).
Mulyani mengatakan akan bekerja secara fleksibel bersama Yoga. Tak ada pembagian tugas pada bidang-bidang tertentu.
“Kami berdua ke depan mengutamakan kepentingan masyarakat dan mewujudkan apa yang menjadi visi dan misi kami,” katanya.
Prioritas Program
Mengenai prioritas program yang akan bergulir pada periode masa jabatan lima tahun mendatang, Bupati Klaten itu bersama sang pendaming berjanji merealisasikan visi dan misi saat kampanye Pilkada 2020.
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI : Peran Anak Bupati Klaten
”Yang jelas pada visi dan misi sesuai janji saya pada masa kampanye akan kami tuangkan. Tentunya program kegiatan setiap tahun sesuai visi dan misi, dan tentunya RPJMD sesuai RPJMN. Yang jelas bahwa pendidikan, kesehatan, jalan, serta kemiskinan menjadi prioritas utama,” kata Mulyani.
Selain itu, prioritas pada awal periode ini yakni penanganan Covid-19 pada bidang ekonomi serta pemulihan ekonomi. Program penanganan Covid-19 setidaknya bergulir selama dua tahun awal menjabat sebagai pasangan bupati-wakil bupati.
Sementara itu, Yoga Hardaya juga menegaskan tak ada pembagian tugas pada bidang-bidang tertentu selama menjadi Wakil Bupati Klaten.
Yoga bakal berusaha memajukan Klaten bersama Sri Mulyani berbekal pengalamannya sebagai anggota legislatif Klaten selama 15 tahun.
Dia menegaskan, tak bakal menjadi ban serep selama menjadi wakil bupati dengan bekerja saling menguatkan dan mengingatkan memimpin Kabupaten Bersinar.
“Tetap nanti berkolaborasi. Tidak ada [pembagian tugas bidang tertentu], berjalan fleksibel saja menyesuaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.