Refly Harun Sebut Kasus Kerumunan Tak Cukup untuk Menjatuhkan Jokowi
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan upaya pelaporan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak akan bisa menjatuhkan presiden.
Dino Patti Djalal/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelaku terduga mafia tanah bernama Freddy Kusnadi yang menipu ibu dari Mantan Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal akhirnya ditangkap pada Jumat (19/2/2021).
Freddy Kusnadi dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan sertifikat rumah yang dimiliki oleh ibu Dino Patti Djalal.
Melalui media sosial Instagram, Dino mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah menindak pengaduan terhadap kasus dugaan mafia tanah dengan cepat.
"Saya memandang bahwa tertangkapnya para tersangka ini merupakan sebuah skor yang bagus, momentum yang baik dalam upaya aparat keamanan untuk melawan mafia tanah atau mafia rumah yang selama ini memang sangat kuat, sangat licin, sangat lihai, dan penuh dengan tipu muslihat," kata Dino melalui Instagram @dinopattidjalal, Jumat (19/2/2021).
Lebih lanjut, Dino berharap kasus yang menimpa keluarganya dapat dituntaskan. Hal itu juga telah ditekankan oleh Presiden Joko Widodo melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dino berharap agar semua informasi, bukti, dan petunjuk dari para tersangka yang telah tertangkap sebelumnya dapat ditelusuri sebaik-baiknya.
"Dalang-dalang mafia tanah lainnya, jika ada dapat ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku," ucap Dino.
Melihat unggahan tersebut, pemilik akun Petratedja pun mengungkapkan di kolom komentar bahwa Dino adalah salah seorang beruntung. Dia menceritakan bahwa kali korban mafia tanah ini dipaksa jual tanah dibawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
"Mungkin cuma 30 persen dari NJOP dan juga dikirim preman-preman yang memaksa harus jual tanah dengan harga yang mereka tentukan. Kalau tidak mau ya dibuat sertifikat asli baru oleh mereka. Mafia tanah banyak banget di Indonesia," ungkap akun Petratedja ini.
Membaca hal ini, Dino pun berkomentar bahwa diperlukannya sistem yang baik agar pengaduan dan penyelesaian masalah dapat ditangani dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan upaya pelaporan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak akan bisa menjatuhkan presiden.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.