TNI AU Matangkan Pilot Rafale, Delapan Penerbang Jalani Pelatihan
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasar makanan laut Huanan di Wuhan kemungkinan menyebarkan virus Corona, tetapi tidak berarti virus tersebut berasal dari tempat itu.
"Tidak ada bukti bahwa virus bersumber dari tempat tersebut" tetapi "secara hipotesis, semua kondisi memungkinkan bagi penyebaran virus di tempat itu," kata Vladimir Dedkov, anggota tim ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti dikutip Sputnik pada Kamis (4/2/2021).
Pasar makanan laut di Wuhan dikaitkan dengan klaster pertama kasus Covid-19, akan tetapi para ilmuwan belum dapat mengambil kesimpulan pasti mengenai peran pasar tersebut dalam transmisi Covid-19.
Saat mengunjungi Institut Virologi Wuhan bersama sembilan ahli lainnya dari WHO pada Rabu (3/2), Dedkov juga menolak dugaan kebocoran virus.
"Tentunya, penting bagi misi kami untuk mendatangi fasilitas ini, berkomunikasi dengan kolega kami dan melihat bagaimana segala sesuatunya dikelola di tempat itu," katanya.
"Laboratorium itu memiliki fasilitas lengkap," katanya. "Sulit bagi saya untuk membayangkan bahwa sesuatu bisa bocor dari tempat itu."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.