Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
Kenali gejala \'cabin fever\' selama masa isolasi mandiri berkepanjangan./Canberra Times
Harianjogja.com, JAKARTA - Seseorang yang terpapar virus Corona (Covid-19) tapi memiliki gejala ringan atau bahkan tanpa gejala (asimtomatik) dapat melakukan isolasi mandiri di rumah jika kondisinya memungkinkan.
Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri di rumah agar Covid-19 tidak menular ke anggota keluarga lainnya.
"Lakukan isolasi mandiri #DiRumahaja. Penting untuk memperhatikan hal-hal seperti menggunakan kamar yang terpisah dari anggota keluarga lain dan memeriksa kondisi tubuh setiap hari, seperti suhu badan," tulis Komite Percepatan Penanganan Covid-19 melalui akun media sosial twitter @lawancovid19_id dikutip Minggu (31/1/2021).
Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah juga wajib mematuhi protokol kesehatan 3M dan menghindari pemakaian bersama alat makan, mandi dan sprei.
"Segera hubungi fasilitas layanan kesehatan terdekat jika kondisi memburuk," ujar KPCPEN.
Selain itu, berikut ini beberapa hal-hal yang harus diperhatikan selama menjalani isolasi mandiri di rumah:
1. Tinggal diam di rumah, jangan berinteraksi langsung dengan masyarakat
2. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lain
3. Selalu jaga jarak lebih dari 1 meter
4. Pakai masker (termasuk yang merawat)
5. Ukur suhu tubuh tiap hari dan perhatikan perkembangan kondisi tubuh
6. Hindari pemakaian bersama alat makan, mandi dan linen/sprei
7. Terapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan konsumsi makanan gizi seimbang dan sering cuci tangan pakai sabun
8. Berjemur setiap pagi di bawah sinar matahari langsung
9. Bersihkan benda yang sering disentuk dengan cairan disinfektan
10. Hubungi fasilitas layanan kesehatan terdekat jika kondisi memburuk.
Memiliki gejala ringan atau bahkan tanpa gejala (asimtomatik) setelah mendapatkan hasil tes positif COVID-19? pic.twitter.com/LK5Esc4wCN
— KPCPEN #PakaiMasker (@lawancovid19_id) January 30, 2021
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.