Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Selasa (3/11/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di DIY telah mencapai lebih dari 21.000. Pemerintah meminta masukan masyarakat untuk menangani pandemi ini.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta masukan kepada Sambatan Jogja atau Sonjo dalam penanganan Covid-19. Masukan dari gerakan kemanusiaan yang berfokus pada upaya membantu masyarakat rentan dan berisiko terkena dampak penyebaran Covid-19 di DIY tersebut dibutuhkan karena saat ini kasus positif terus saja bertambah signifikan.
Berdasarkan data gugus tugas, ada tambahan 414 kasus positif COVID-19 di DIY pada Jumat (29/01/2021). Dengan penambahan yang cukup tinggi tersebut maka kasus positif COVID-19 di DIY tembus di angka 21.254 kasus.
BACA JUGA: Kampung-Kampung di Jogja Bergerak Membangun Selter untuk Pasien Covid-19
“Masukan yang diberikan pertama kaitannya dengan pendataan, misalnya bagaimana pengelolaan data bed atau data ketersediaan shelter," ujar Sekda DIY, Baskara Aji usai audensi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (21/1/2021) siang.
Selain kedua masalah tersebut, peningkatan screening yang dilakukan, termasuk penggunaan GeNose yang dikembangkan UGM juga perlu dilakukan. Begitu pula pendirian posko tanggap Covid-19 di RT/RW dan kabupaten/kota.
Berbagai persoalan baik yang menjadi masukan nantinya akan menjadi bahan pembicaraan di pertemuan tatap muka minggu depan. Masukan itu juga menjadi bagian dari upaya penanganan pandemi di DIY yang akan disosialisasikan ke kabupaten/kota.
“Sehingga harapannya, teman-teman di kabupaten/kota, hingga di tingkat desa nantinya tidak ada keraguan lagi dalam mengeksekusi program-program penanggulangan COVID-19, termasuk yang diinstruksikan dari pusat,” paparnya.
Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih mengungkapkan Bantul paling banyak mencatatkan kasus baru kali ini yang mencapai 183 kasus. Disusul Kota Yogyakarta dengan 91 kasus, Sleman 87 kasus, Kulonprogo 39 kasus dan Gunung Kidul 14 kasus baru.
"Dari total penambahan kasus baru, paling banyak tracing kontak kasus positif yang mencapai 234 kasus," ungkapnya.
Berty menambahkan, untuk penambahan kasus sembuh di DIY tercatat ada tambahan sebanyak 210 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh menjadi 14.425 kasus.
"Untuk penambahan kasus meninggal sebanyak 3 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 487 kasus," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Tips liburan saat cuaca panas agar tetap nyaman dan aman, mulai dari memilih pakaian hingga menjaga tubuh tetap terhidrasi.
nam Fraksi DPRD Kabupaten Magelang menyampaikan pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD perubahan Kabupaten Magelang tahun anggaran 2026
Meta meluncurkan Muse, agen AI pribadi yang mampu mengirim email, memesan perjalanan, dan menyelesaikan tugas secara mandiri.
DPRD DIY menilai ketahanan pangan harus diukur dari kesejahteraan petani, didukung irigasi, alat pertanian, pupuk, dan regenerasi petani.
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Banyumas naik. Cabai rawit merah mencapai Rp75.000 per kg, sementara daging sapi Rp180.000 per kg.