Kopenhagen Kota Paling Layak Huni 2026, Asia dan Australia Bersaing
Kopenhagen menjadi kota paling layak huni di dunia pada 2026. Eropa dan Australia mendominasi peringkat teratas berdasarkan indeks dari EIU.
Inventor GeNose Prof. Kuwat Triyono dan Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati menerima Anugerah UGM 2020 pada peringatan Dies Natalis Ke-71 UGM di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Sabtu (19/12/2020). /ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA - Alat deteksi Covid-19 berbasis embusan napas buatan peneliti Universitas Gajah Mada, GeNose, diklaim memiliki efektivitas lebih dari 90 persen.
Ketua Tim Pengembang GeNose C19 UGM Kuwat Triyana mengatakan, uji klinik sudah dilakukan pada orang negatif dan positif Covid-1 di ruang rawat inap, rawat jalan, dan skrining bebas.
“Ditemukan bahwa di analisis di ruang rawat sensitivitasnya 89 persen dan spesifisitasnya 96 persen. Sementara dalam analisis normal, sensitivitasnya 93 persen dan spesifisitasnya 95 persen,” ungkap Kuwat, Jumat (15/1/2021).
Adapun, Kuwat menyebutkan bahwa sementara GeNose sudah mampu mendeteksi pasien Covid-19 lebih awal, yakni 2 hari dari terpapar, dibandingkan dengan tes PCR yang baru bisa mendeteksi setidaknya 3-5 hari setelah terpapar.
Melihat efektivitas alat tersebut, Menteri Riset Tekonologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro berpesan agar ke depan alat ini bisa diteliti lebih lanjut dari sisi post marketing.
GAMA e-Nose (GeNose) merupakan alat deteksi dan diagnosis Covid-19 melalui hembusan nafas seseorang yang saat ini sudah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan.
GeNose mendeteksi Covid-19 melalui sampling hembusan napas dalam suatu kantong khusus yang akan mengalirkan Volatile Organic Compound (VOC) ke dalam sistem larik sensor gas yang selanjutnya akan direspons delapan sensor.
Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor-sensor yang kemudian datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence).
Penggunaan GeNose juga menggunakan sistem aplikasi yang terhubung dengan sistem cloud computering sehingga hasil diagnosis yang didapatkan dalam bentuk real time.
“Terkait cara penggunaannya masih ada hal-hal yang harus diperinci lebih lanjut. Kami sudah evaluasi apa-apa saja yang bisa menyebabkan datanya jadi invalid sehingga kami buat SOP yang akan beredar nantinya bersama dengan alat ini,” ungkap Kuwat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kopenhagen menjadi kota paling layak huni di dunia pada 2026. Eropa dan Australia mendominasi peringkat teratas berdasarkan indeks dari EIU.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Aplikasi iPhone tidak muncul di Home Screen atau Search? Simak cara menemukan aplikasi tersembunyi di iOS 18 melalui Settings dan App Library.
Timnas Voli Putra Indonesia kembali mengalahkan Kamboja 3-0 dalam uji coba jelang Asian Games 2026
Lagu Astaga Bercanda dari Mingse x Akbar Chalay digunakan Thomas Muller, Mel B, Seunghan, hingga Ellie Goulding di TikTok.
Rekomendasi 4 sepatu running nyaman untuk jalan jauh, mulai HOKA Clifton 9, Nike Pegasus 41, adidas Ultraboost Light hingga ASICS GEL-NIMBUS 28.