Harga Tiket ke Jepang Turun Mulai September, ANA dan JAL Pangkas Biaya
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul tidak menganggarkan bantuan sosial (bansos) sapu jagat bagi warga yang terdampak Covid-19 pada APBD 2021. Pemkab mengansumsikan pandemi Covid-19 pada tahun depan telah berakhir.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul Trisna Manurung mengatakan bansos sapu jagat di 2021 ditiadakan dan tidak masuk dalam APBD 2021 yang telah disetujui oleh DPRD Bantul, Rabu (27/11/2020).
BACA JUGA: Pilot Ungkap Tantangan saat Terbangkan Helikopter di Atas Gunung Merapi
Pemkab dan DPRD Bantul mengasumsikan pandemi Covid-19 telah berakhir di 2021. Selain itu, sampai saat ini belum ada petunjuk teknis maupun kejelasan apakah bansos akan diberikan oleh Kemensos RI atau tidak.
“Nanti jika dari Pusat ada keharusan untuk menganggarkan, akan kami masukkan dalam pos biaya tak terduga (BTT),” kata Trisna, Jumat (27/11/2020).
Trisna mengungkapkan pada 2020, jawatannya sempat memberikan bansos sapu jagat kepada 13.000-an keluarga penerima manfaat yang dicairkan dalam dua tahap. Sebanyak 8.984 KPM penerima bansos sapu jagat mendapatkan Rp600.000 per bulan untuk Mei, Juni dan Juli.
BACA JUGA: Satgas Covid-19: Libur Panjang Jadi Pelajaran Penting
Adapun untuk periode Agustus, September dan Oktober, ada 5.000 penerima bansos sapu jagat yang hanya menerima Rp300.000 per bulan.
“Dan semua disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah karena bansos sapu jagat ini untuk mengover mereka yang belum mendapatkan bansos baik dari Kemensos maupun APBD DIY,” papar Trisna.
Di sisi lain, Trisna memaparkan pada APBD 2021 yang telah disetujui oleh legislatif dan saat ini tengah diajukan ke Pemda DIY, ada defisit sekitar 6,57%. Hal ini diperlihatkan dengan besaran belanja yang lebih besar dibandingkan pendapatan. Pada APBD Bantul 2021 besaran belanja mencapai Rp2,4 triliun, sedangkan pendapatan Rp2,2 triliun.
“Dari jumlah belanja tersebut, besaran belanja operasional masih paling besar,” papar Trisna.
BACA JUGA: Mengenal Miftachul Akhyar, Ketum MUI Periode 2020-2025
Pemkab Bantul dituntut untuk selektif dan mampu memaksimalkan anggaran serta potensi pendapatan yang ada agar besaran defisit ini bisa lebih ditekan.
Terpisah, Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan anggaran untuk menangani Covid-19 di wilayahnya sebesar Rp115 miliar, hasil refocusing APBD 2020. Dari jumlah tersebut, Pemkab Bantul baru menggunakan Rp73,4 miliar.
“Masih ada Rp18,5 miliar untuk penanganan Covid-19,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat