Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Presiden Joko Widodo dalam Upacara Virtual HUT ke-75 TNI di Istana Negara./Ist- Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara (Irup) HUT ke-75 tahun TNI di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2020).
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan dirinya menaruh harapan besar dengan mendukung transformasi, dan penguatan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia menilai, organisasi TNI harus mampu menghadapi ancaman dan dinamika sesuai dengan perkembangan teknologi militer.
Baca juga: Kampanye Bersepeda, Menhub Minta Gedung Sediakan Tempat Parkir Sepeda
"Saya selalu mengatakan dalam berbagai kesempatan bahwa dunia bergerak sangat cepat, dunia bergerak sangat dinamis, transformasi organisasi TNI harus selalu dilakukan sesuai dengan dinamika lingkungan strategis, sesuai dinamika ancaman dan sesuai dengan perkembangan teknologi militer," kata Jokowi dalam arahannya.
Kepala Negara menerangkan, sejak awal dirinya sudah mendukung TNI yang banyak melakukan transformasi untuk memastikan kebutuhan agar mampu adaptif dengan ancaman perang non konvensional.
Jokowi ingin transformasi TNI mampu hadapi ancaman perang non-konvensional dan transnasional dengan teknologi terkini.
"Untuk memastikan TNI bisa adapatif bisa adaptif dengan ancaman pasca perang dingin terutama ancaman-ancaman non-konvensional dan ancaman transnasional dan untuk memastikan TNI mampu mengadopsi perkembangan terkini berbasiskan teknologi nano dan teknologi otomatisasi," jelasnya.
Baca juga: RUU Cipta Kerja Selesai Dibahas, Begini Kata Menko Airlangga
Jokowi menerangkan, TNI telah melakukan transformasi organisasi dengan melakukan pembentukan satuan-satuan organisasi yang baru dalam lima tahun terakhir.
"Telah kita bentuk organisasi tempur baru seperti Divisi 3 Kostrad, Komando Operasi 3 Angkatan Udara, Armada 3 Angkatan Laut dan Pasukan Marinir Ketiga," lanjutnya.
Jokowi menerangkan, TNI juga membentuk kekuatan gabungan di tiga matra wilayah pertahanan dan tiga skuadron drone milik Angkatan Udara, serta Satuan Cyber TNI.
"Pembentukan satuan-satuan baru TNI ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus mendukung transformasi organisasi TNI agar TNI semakin kokoh dalam menjalankan perannya," tutur dia.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone.com dengan judul Ini Harapan Besar Presiden Jokowi kepada TNI di HUT ke-75
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.