Angka Kelaparan Dunia Turun, Target Nol Kasus di 2030 Belum Aman
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Seorang guru bahasa Inggris sedang mengajar saat dilaksanakannya sedang sekolah tatap muka di salah satu rumah warga di Kota Kupang, NTT Senin (10/08/2020)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Anak usia di bawah 18 tahun berkontribusi pada 8,5% dari seluruh kasus infeksi Covid-19 yang ada di dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO).
Oleh karena itu, sebelum kembali bersekolah, perlu mempertimbangkan beberapa hal.
Berdasarkan pada pedoman pertimbangan tindakan kesehatan masyarakat terkait sekolah dalam konteks Covid-19 yang disusun Tim Komunikasi Risiko WHO, menyebut bahwa keputusan untuk menutup, menutup sebagian, atau membuka kembali sekolah sepenuhnya perlu didasari oleh pendekatan berbasis risiko.
Pendekatan tersebut antara lain terkait dengan bagaimana pelaksanaan sekolah bisa memaksimalkan edukasi, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan murid, guru, staf, dan lingkungan masyarakat secara umum, dan tetap membantu mencegah penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan sekitar.
Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan kembali membuka sekolah atau memutuskan untuk tetap membuka sekolah yaitu:
Pertama, perhatikan kondisi epidemologis Covid-19 di tingkat lokal. Kondisi ini bisa berbeda-beda dari satu tempat dengan yang lainnya bahkan di dalam satu negara.
Kedua, pertimbangkan keuntungan dan risikonya. Apakah membuka sekolah lebih memberikan keuntungan atau malah membawa risiko kesehatan bagi murid, guru, dan staf jika sekolah dibuka.
Ketiga, terkait hal itu perlu juga memperhatikan intensitas transmisi di wilayah sekolah, apakah tidak ada kasus atau transmisi sporadis, transmisi klaster, atau transmisi komunitas.
Keempat, pertimbangkan pula dampak keseluruhan dari penutupan sekolah pada edukasi, kesehatan publik, dan kesejahteraan, terutama pada populasi yang rentan dan terpinggirkan misalnya anak perempuan, terlantar atau disabilitas.
Kelima, perhatikan kefektifan strategi belajar jarak jauh.
Keenam, terkait deteksi dan respons, apakah dinas kesehatan wilayah setempat mempu bereaksi cepat apabila terjadi kasus.
Ketujuh, terkait dengan kapasitas sekolah atau istitusi pendidikan. Perhatikan apakah sekolah mampu menyediakan lingkungan yang sehat dan bisa beroperasi dengan aman.
Kedelapan, perlu adanya koordinasi dan kolaborasi dengan dinas kesehatan setempat.
Kesembilan, memastikan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat juga diterapkan tak hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan sekitar sekolah dan dari masing-masing murid, guru, dan staf yang bertugas di sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
Indonesia naik ke peringkat 14 klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.