6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi saat memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowodi Semarang, Senin (14/9/2020)./JIBI-Bisnis.com-Alif Nazzala Rizqi
Harianjogja.com, SEMARANG - Dieng Culture Festival 2020 akan berlangsung secara virtual pada 16-17 September mendatang sebagai langkah pelestarian tradisi dan budaya di tengah pandemi Covid-19.
Tradisi yang memasuki tahun ke-11 tersebut mengalami penyesuaian-penyesuaian baik konsep hingga teknis pelaksanaannya. Selain secara virtual, ada beberapa acara yang dihapuskan seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongko budaya dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa.
Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi mengatakan konsep tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena harus menyesuaikan standar operasional prosedur penanganan Covid-19.
"Tentu sesuai dengan standar operasional prosedur. Kalau tahun sebelumnya memang punya target pengunjung tapi kalau tahun ini tidak harus datang. Cukup dari rumah saja," ujarnya usai audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, Senin (14/9/2020).
Beberapa kali digelar, Dieng Culture Festival mampu menghadirkan sekitar 100 ribu pengunjung. Namun, untuk tahun ini pihaknya mentargetkan viewer di akun media sosial yang nantinya menayangkan secara virtual.
"Iya, kalau saat ini targetnya adalah viewer di media sosial yang menayangkan secara virtual. Meski virtual, ini sebagai langkah pelestarian budaya," lanjutnya.
Alif menjelaskan bahwa kegiatan dibuka Rabu (16/9) pagi dengan beberapa agenda seperti seminar webinar, penampilan kesenian tradisi. Dilanjut malam dengan pertunjukan musik jazz di atas awan. Sedangkan keesokan harinya, tradisi potong rambut gimbal.
"Semua acara tentu sesuai protokol kesehatan, dan disaksikan di rumah saja melalui media sosial seperti YouTube, Facebook dan instagram. Untuk potong rambut gimbal kami siapkan undangan 50 VIP," terangnya.
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual. Namun, penyelenggara diharapkan mampu membuat kegiatan tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial.
"Itu bagus dilaksanakan secara virtual. Tidak harus datang untuk menyaksikannya," ujarnya.
Ia mencontohkan gelaran Panggung Kahanan yang pernah dilakukan secara rutin di Komplek Rumah Dinasnya, beberapa bulan lalu.
"Seperti Panggung Kahanan itu, disaksikan lewat media sosial," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ijazah asli diminta perusahaan saat melamar kerja? Simak aturan Kemnaker tentang penahanan ijazah dan dokumen pribadi pekerja.
Banjir Thailand menewaskan 19 orang dan berdampak pada 700.000 warga Bangkok. Pemerintah menargetkan genangan surut dalam 2-3 hari.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.