Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Piagam Kemendagri untuk Kota Salatiga yang salah ketik. /Ist
Harianjogja.com, SALATIGA – Kota Salatiga menjadi salah satu daerah yang menerima Penghargaan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru, Senin (22/6/2020). Namun, penghargaan untuk kota yang ada di Jawa Tengah ini rupanya berbuah polemik.
Polemik itu berasal dari penulisan pada piagam penghargaan yang diterima Kota Salatiga. Dalam penulisan piagam dari Kemendagri itu, Kota Salatiga ditulis Kota Salahtiga.
Kesalahan itu pun menjadi pembahasan di media sosial. Sejumlah warganet menyangkan kesalahan penulisan Salatiga, di mana ada tambahan huruf H di tengah.
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengaku awalnya tidak menyadari adanya kesalahan itu. Bahkan dirinya baru sadar setelah ramai dibicarakan di medsos.
Baca juga: Tak Seramai Tahun Lalu, Ini Dia Kegiatan selama Peh Cun
"Kesalahan itu hanya satu huruf, di huruf H. Tapi tentu artinya menjadi beda, dari Salatiga menjadi Salahtiga," jelas Yuliyanto, dikutip dari Semarangpos.com, jaringan Harianjogja.com Rabu (24/6/2020).
Yuliyanto mengatakan menempuh perjalanan darat ke Jakarta untuk menerima penghargaan itu. Namun, saat perjalanan pulang ke Salatiga, tepatnya di Cikampek dirinya dikasih tahu ajudan jika ada kesalahan penulisan itu.
Mengetahui ada kesalahan tersebut, dia langsung menghubungi panitia. "Ternyata panitia mengatakan jika piagam yang tidak salah ketik sudah ada. Namun, yang diserahkan justru yang salah ketik," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Apresiasi Kepala Daerah yang Mampu Tekan Kasus Covid-19
Akhirnya, panitia pun meminta maaf dan akan mengantar piagam yang benar ke Salatiga atau bisa diambil ke Jakarta.
"Akhirnya disepakati piagam yang benar, yang tertulis Salatiga diantar ke Salatiga Selasa [23/6/2020] kemarin. Kebetulan ada panitia yang juga warga Salatiga," paparnya.
Dari akun instagram @humassetdakotasalatiga, foto penyerahan piagam itu diunggah dua kali. Foto pertama diunggah pada Senin (22/6/2020). Sehari kemudian, diunggah foto kedua yang berbeda, yakni penyerahan piagam yang sudah direvisi.
Dalam foto ini disebutkan Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, Matheos Tan memberikan piagam penghargaan yang telah direvisi kepada Kota Salatiga sebagai Daerah Favorit Dalam Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif Dan Aman Covid-19. Piagam secara pribadi diterima Wali Kota Salatiga Yuliyanto di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (23/06/2020).
Dalam ajang yang digelar Kemendagri itu, Salatiga meraih penghargaan sebagai kota favorit. Menurut Yuliyanto, penghargaan itu tak terlepas dari keberhasilan Salatiga dalam menata pasar pada masa pandemi Covid-19.
"Pedagang di Pasar Pagi Salatiga ditata dengan penerapan pembatasan jarak. Jarak antarpedagang kita berikan minimal 1 meter. Selain itu, pedagang dan pembeli yang hadir juga wajib mengenakan masker," ujar Yuliyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Kelurahan Keparakan gelar pelatihan Budikdamber. Warga bisa budidaya lele di ember untuk ketahanan pangan dan peluang usaha rumahan.
Kylian Mbappe kembali memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 8 gol. Messi hingga Haaland terus membayangi dalam perebutan Sepatu Emas.
Profil lengkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang terjaring OTT KPK, mulai dari karier, pendidikan, hingga perjalanan politiknya.
Pemkab Kulonprogo merotasi 79 pejabat, termasuk Asda dan kepala OPD. Bupati minta kinerja melampaui ekspektasi.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani diperiksa semalaman di Polresta Surakarta sebelum dibawa KPK ke Jakarta. Berikut kronologi lengkap OTT.