Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
ILustrasi jabatan pemerintah/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO - DPRD Kulonprogo mengharapkan pelantikan Wakil Bupati Kulonprogo terpilih sisa masa jabatan 2017-2022 bisa dilangsungkan pada pertengahan Juni 2020 menyusul telah terbitnya Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang penetapan wabup baru Kulonprogo.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati, mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima dari Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Kulonprogo, SK Mendagri itu sudah jadi dan pada Selasa (2/6/2020), SK itu rencananya akan diambil oleh perwakilan Pemda DIY. Selanjutnya akan diproses oleh Pemda DIY sesuai tahapan yang berlaku.
"Dengan turunnya SK itu, diharapkan pelantikan wabup bisa dilangsungkan sebelum pertengahan Juni," kata Akhid, Selasa siang.
Akhid mengatakan percepatan pelantikan itu agar Fajar Gegana, selaku wabup terpilih, bisa segera bekerja membantu ketugasan bupati. Masa pengabdian Fajar, dengan dilantik lebih dini, juga bisa berlangsung lebih lama.
"Karena kalau Juni saja kan masa jabatan wabup dua tahun kurang satu bulan. Kalau kemarin harapan kami sih Mei biar jabatan ini genap dua tahun," ucapnya.
Dijelaskan Akhid, pelantikan wabup sebenarnya bisa dilangsungkan sejak kemarin. Namun karena saat ini sedang masa pandemi Covid-19, tahap pelantikan itu terganggu.
"Kendalanya karena kita sedang terapkan standar protokol Covid-19. Sehingga komunikasi atau koordinasi yang dilakukan secara face to face tak bisa terlaksana. Proses persuratan yang bisa diantar secara fisik dan ditunggui sementara ini juga terkendala," ujarnya.
Sembari menunggu pelantikan, Dewan menyarankan Fajar Gegana bisa mengisi jeda waktu dengan melakukan konsolidasi secara informal dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kulonprogo. Misalnya silaturahmi menjalin komunikasi, perkenalan dan sosialisasi, sambil kemudian meminta masukan serta mendengarkan sejauh mana program-program yang dilaksanakan oleh OPD saat ini.
Sementara itu Fajar Gegana berharap pelantikan dirinya sebagai wabup bisa dilakukan secepatnya agar bisa segera berkontribusi lebih besar dalam upaya penanganan Covid-19 di Kulonprogo. Untuk saat ini Fajar mengaku menggunakan waktunya untuk aktif dalam kegiatan bakti sosial seperti bagi-bagi masker dan sembako kepada masyarakat terdampak corona.
"Kalau untuk menanggapi saran ketua dewan. Tentu saja itu hanya saran bukan perintah, saran bisa saya lakukan bisa tidak, mengingat kondisi covid19 ini sangat tidak memungkinkan untuk mengadakan kumpulan. Dan saya juga masih sibuk silaturahmi dengan partai lain," ujarnya, belum lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.