59 Calhaj Embarkasi Solo Tertunda Berangkat karena Sakit
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Ilustrasi pelayanan publik. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, JOGJA - Forum Pemantauan Independen (Forpi) Jogja melakukan pantauan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jogja pasca-Lebaran. Pantauan tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan masyarakat sudah kembali berjalan lancar setelah cuti dan libur Lebaran.
Anggota Forpi, Baharuddin Kamba mengatakan dari pemantauan ditemukan bahwa pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jogja sudah kembali ramai. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya warga yang sudah mengantre.
Sementara itu dari pengecekan absensi, dari keterangan salah satu petugas pelayanan loket absensi kehadiran staf menggunakan sidik wajah dan tidak ada absensi manual. Dari pantauan diketahui seluruh pegawai yang bertugas telah masuk kantor, kecuali yang tidak masuk karena sistem shift.
Kamba menuturkan rata-rata warga pengantre hendak mengurus pembaharuan Kartu Keluarga. Namun ditemukan juga beberapa warga yang hendak mengurus keterangan kematian.
Harapan Kamba warga yang ingin mendapatkan pelayanan dari ODP terkait tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Kamba menambahkan baiknya warga telah melengkapi beragam berkas sebelum menuju ke kantor Disdukcapil agar dokumenter yang dibutuhkan lengkap sehingga tidak perlu bolak-balik bila ada kekurangan.
Menurut Kamba protokol kesehatan di kantor Disdukcapil Jogja dalam memberikan pelayanan masyarakat sudah sesuai. "Kesesuaian tersebut contohnya disediakan tempat cuci tangan dan hand hanitazer," ujarnya.
Sekretaris Dinas Sosial Jogja, Ratih Ekaningtyas mengatakan, pelayanan hari pertama masuk kerja pasca cuti dan libur lebaran memang cukup ramai. "Agar pelayanan tetap berjalan lancar, maka pegawai yang seharusnya libur pun bahkan membantu di loket pelayanan," terangnya.
Secara umum menurut pantauan Forpi pelayanan masyarakat pada hari pertama kerja usai libur lebaran di OPD Jogja berjalan dengan baik. Forpi Jogja berharap selama masa pandemi Covid-19, kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berjalan seperti biasanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.