Bima Seta dari Jogonalan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Foto Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JENEWA--WHO memastikan hingga kini belum ada satu pun obat yang telah disetujui untuk mengobati pasien Covid-19.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada beberapa obat atau metode pengobatan pasien Covid-19 yang dalam fase uji klinis. Dari jumlah itu belum satu pun yang disetujui untuk bisa digunakan.
Kepala teknis program kedaruatan WHO Maria van Kerkhove mengatakan, ada banyak hal yang perlu dipastikan dari penggunaan obat tersebut sehingga bisa meminimalisasi dampak buruk, termasuk efek sampingnya.
"Ada ratusan uji klinis yang sedang berlangsung. Alasan (mengapa) kami perlu menunggu hasil penelitian ini karena mereka mengevaluasi, bagaimana obat ini bekerja dalam mencegah infeksi, mencegah seseorang menderita penyakit lebih parah, mencegah kematian, dan seberapa aman obat-obat tersebut, apakah memiliki efek samping," kata Maria, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (16/5/2020).
Saat ini, lanjut Maria, WHO meluncurkan Solidarity Trial atau uji klinis yang berfokus pada beberapa obat serta beberapa terapi untuk mengetahui tingkat keamanan dan keefektifannya terhadap Covid-19.
“Ada lebih dari 2.500 pasien terdaftar dalam uji klinis di banyak tempat. Itu akan butuh waktu sebelum kami mendapat jawaban lengkap tentang obat mana yang manjur, tapi saat ini belum ada obat yang disetujui,” tuturnya.
Senada dengan Maria, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Michael Ryan menegaskan pentingnya proses penelitian obat demi mencapai level keamanan maksimal.
"Ada proses yang benar-benar teruji dengan baik, jadi sangat penting bagi kami untuk mendorong inovasi. Kami mendorong orang-orang untuk mencari solusi, namun ketika akhirnya solusi tersebut berpotensi untuk tersedia, kami perlu menempatkannya melalui proses yang tepat demi kepentingan keselamatan dan demi memastikan hal terpenting, ini tidak membahayakan," katanya.
Artikel ini telah tayang di inews.id dengan judul "WHO Tegaskan Belum Ada Satu pun Obat Virus Corona yang Disetujui".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews.id
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.