Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dua pasien terbaru positif terinfeksi Coronavirus Disease (Covid-19) di Bantul adalah suami istri asal Kecamatan Piyungan. Keduanya tertular virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 dari klaster Jamaah Tabligh Jakarta.
Suami istri tersebut yakni laki-laki usia 48 tahun dan perempuan usia 44 tahun. Mereka bagian dari tujuh orang sekeluarga dengan hasil tes cepat rapid diagnostic test (RDT) reaktif pada 30 April lalu.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, mengatakan kedua pasien positif Covid-19 tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul. Lima anaknya juga dirawat di rumah sakit yang sama dengan ruangan berbeda.
“Yang lima orang anaknya masih menunggu hasil tes swab,” kata Sri Wahyu, di Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (8/5). Ia mengatakan keluarga tersebut diduga tertular dari kerabatnya yang ikut dalam rombongan jemaah tablig akbar Jakarta.
Kepala Bagian Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul, Siti Rahayuningsih, mengatakan suami istri yang positif Covid-19 saat ini sudah mendapatkan penanganan di ruang isolasi secara terpisah. Sang suami satu ruangan isolasi bersama dengan pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Banguntapan, sedangkan sang istri ditempatkan di ruang isolasi yang berbeda.
Sementara kelima anaknya yang dinyatakan reaktif rapid test saat ini masih menunggu hasil swab dari laboratium. Kelima anak dari suami istri positif Covid-19 menempati satu bangsal yang dikhususkan untuk ke lima anak tersebut sembari menunggu hasil swab keluar, “Kalau hasil pemeriksaan swab keluar [dan dinyatakan positif] maka dipindah ke ruang isolasi khusus untuk pasien positif Covid-19,” kata Siti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Kawasan kumuh di Kulonprogo masih mencapai 76 hektare. Pemkab menargetkan pengurangan luasan melalui penataan Giripeni dan penyusunan DED kawasan kumuh.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.
Festival Layang-Layang Forda DIY 2026 di Imogiri siap meriahkan Bantul dengan tiga kategori lomba dan peserta dari berbagai daerah di DIY.
Pemerintah membantah demo dukung MBG dikondisikan. BGN fokus membenahi tata kelola program dan menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp3 triliun.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 25 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan perjalanan sejak pagi hingga malam.