Trump Pertimbangkan Serangan Baru ke Iran di Tengah Negosiasi
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Sejumlah pemain Persija Jakarta melakukan salam siku dengan pemain Bhayangkara FC seusai pertandingan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Salam siku dilakukan sebagai pengganti jabat tangan menyusul merebaknya wabah virus Corona./Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri mengatakan federasi sepak bola Tanah Air akan mendiskusikan pemotongan gaji di tengah pandemi Covid-19 dengan pemain Liga 1 dan 2 2020. “Nanti akan kami undang untuk membicarakannya bersama,” ujar Cucu di Jakarta, Jumat (10/4).
Menurut purnawirawan TNI berpangkat akhir mayor jenderal itu, saat ini dialog tidak mudah dilakukan karena menyebarnya penyakit akibat virus Corona di Indonesia.
Meski demikian, Cucu memastikan PSSI ingin menyelesaikan semuanya dengan baik.
“Saya rasa pemain pun menyadari kesulitan klub saat ini,” kata dia.
PSSI telah mendapatkan surat dari Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro). Isinya, FIFPro mempertanyakan kebijakan PSSI yang mempersilakan klub-klub Liga 1 dan 2 musim 2020 untuk menggaji pemainnya maksimal 25% pada bulan Maret sampai Juni 2020 dari gaji yang tertera di kontrak di tengah jeda kompetisi akibat pandemi Covid-19.
Pemangkasan itu ada dalam Surat Keputusan PSSI bernomor 48/SKEP/III/2020, yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Maret lalu.
FIFPro, dalam surat bertanggal 4 April 2020 yang ditandatangani Direktur Legal Roy Vermeer, meminta penjelasan PSSI mengapa keputusan tersebut dikeluarkan tanpa berdiskusi dengan pemain melalui asosiasi pemain domestik yang dalam hal ini adalah Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).
“Pemangku kepentingan yang paling terpengaruh dengan keputusan PSSI ini tidak diikutsertakan dalam diskusi dan ini tidak sejalan dengan praktik di tingkat internasional, di mana FIFPro selalu berdialog dengan FIFA dan AFC. Oleh karena itu kami tidak dapat menerima langkah ini,” tulis FIFPro.
FIFPro pun meminta PSSI untuk segera menindaklanjuti situasi tersebut. APPI, lanjut FIFPro, harus diajak berkomunikasi untuk menemukan jalan keluar terbaik bagi semua stakeholder terkait termasuk para pemain.
Menanggapi surat FIFPro tersebut, Cucu mengatakan hal itu hanya soal komunikasi.
“Itu masalah komunikasi saja. Dalam situasi sekarang, komunikasi terbatas,” tutur dia.
Sejatinya, bukan cuma FIFPro yang meminta PSSI untuk berdialog dengan pemain dan pemangku kepentingan lain soal penghasilan tim di masa Covid-19.
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda juga sempat mengemukakan hal serupa dalam rapat dengar pendapat umum pada Rabu (8/4) yang diikuti beberapa perwakilan federasi olahraga termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Syaiful bahkan meminta diskusi itu idealnya sudah dijalin sebelum masa puasa yang dimulai 24 April 2020.
“Kami ingin kebijakan yang menyangkut soal nasib pemain dimusyawarahkan oleh PSSI secara tripartit dengan klub dan pemain. Faktanya ada klub yang hanya membayar 10 persen gaji. Saya kasihan karena pemain sepak bola kita dan keluarganya bisa kesulitan,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
JFF 2026 di Jogja dorong generasi muda lawan hoaks ekonomi. DPR sebut fundamental Indonesia masih kuat meski rupiah melemah.
Harga emas Pegadaian hari ini 24 Mei 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri24 kembali turun dua hari berturut-turut. Cek daftar lengkapnya di sini.
Real Madrid menutup Liga Spanyol 2025/2026 dengan kemenangan 4-2 atas Athletic Club di Santiago Bernabeu, sekaligus menjadi laga perpisahan Dani Carvajal
Nathan Tjoe-A-On membawa Willem II Tilburg promosi ke Eredivisie 2026/2027 usai menang adu penalti 5-4 atas FC Volendam.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 24 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.