Menhub Budi Karya Membaik & Sudah Berkomunikasi Via WA

Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa Minggu, 05 April 2020 22:47 WIB
Menhub Budi Karya Membaik & Sudah Berkomunikasi Via WA

Cuplikan video yang berisi kondisi terkini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang beredar di aplikasi pesan singkat./Dok. Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyebut kondisi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi semakin membaik. Menhub masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkutan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena terinfeksi virus Corona.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan kondisi menteri yang akrab disapa BKS tersebut membaik setelah dinyatakan positif corona. Bahkan Adita menyebut Menhub masih sempat berkomunikasi dengan dirinya melalui WhatsApp (WA).

"Pak Budi Karya kondisinya semakin membaik, saat ini beliau masih dirawat di RSPAD," ujar dia, Minggu (5/4/2020).

Sebelumnya, Kondisi Menhub yang mulai membaik juga dapat dilihat dari beredarnya video singkat yang disebarkan pertama kali oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi.

Video tersebut berisi percakapan antara Menhub dengan dokter rehabilitasi mediknya.

Dikutip dari video tersebut terlihat Menhub terbaring di ruang isolasi dengan menggunakan masker bersama dr. Kapten Maulidi Abdillah sebagai dokter rehab medik yang menggunakan alat pelindung diri lengkap.

Menhub telah dapat berkomunikasi dengan baik dan mengobrol santai bersama dengan dokter tersebut dengan bahasa Palembang, kota asal kelahiran Budi Karya.

"RSPAD [Gatot Subroto] oke banget, dokternya kompeten, dedikasi, kerjanya tekun membantu pasien melawan covid-19, harus menang," ujar Menhub dalam video tersebut yang dikutip pekan lalu.

Keduanya, bahkan berjanji untuk ngopi bareng atau minum kopi santai di salah satu kedai yang cukup dikenal di Palembang.

Sebelumnya Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Albertus Budi Sulistya menjelaskan memang memiliki sejumlah penyakit bawaan.

Awalnya, mantan direksi AP II tersebut dirawat dengan penyakit penyerta di RS swasta, tetapi dalam perkembangannya beliau sesak nafas dan dilanjutkan pemasangan beberapa alat medis supaya kondisi beliau tertangani dengan baik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online