Beras Premium untuk MBG, Bulog Tegaskan Bukan Beras Fortifikasi
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja,com, JAKARTA - Pada Sabtu (21/3/2020) ini diprediksi ada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia. Peringatan dini tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi yang diunggah BMKG dalam laman www.bmkg.go.id, gelombang dengan tinggi mencapai 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di sekitar Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Bali.
Di Sulawesi Selatan, level ketinggian air laut moderate sea dengan gelombang 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, dan Teluk Bone bagian utara.
Sementara di NTB tinggi gelombang dua meter atau lebih dapat terjadi di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB dan Selat Sape bagian selatan.
Adapun gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di wilayah perairan NTT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.