Pelaku Pemerkosaan dan Penyekapan Wanita di Makassar Ditembak
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Obat antiretroviral (ARV) yang sempat langka kini dikabarkan kembali tersedia. Kabar baik itu datang dari Ayu Oktariani, aktivis dari Indonesia AIDS Coalition (IAC).
Ia menyampaikan informasi bahwa stok obat antiretroviral (ARV) yang sempat langka di Indonesia sudah kembali tersedia. Lewat akun Twitter-nya @ayuma_morie, ia mengatakan bahwa saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah bergerak untuk mengatasi kelangkaan tersebut.
"Akhirnya atas kerja kita bersama, Kementerian Kesehatan bergerak dengan lebih cepat untuk menyelesaikan situasi kurangnya stok obat ARV yang terjadi di banyak tempat di Indonesia," tulis Ayu via Twitter.
Ia juga menerangkan lebih lanjut bahwa surat pengadaan (procurement) obat ARV bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) telah ditandatangani oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), Wiendra Waworuntu.
Stok obat ARV jenis Tenofovir (TDF) dan Efavirenz (EFV) itu akan didistribusikan secara bertahap ke provinsi-provinsi di Indonesia lalu diteruskan ke layanan agar bisa diakses oleh seluruh ODHA.
Ayu juga menghimbau kepada mereka yang membutuhkan apabila belum menerima obat dalam jangka waktu satu hingga dua minggu ke depan sejak kabar ini disampaikan pada Senin (9/3/2020) diminta untuk menghubungi layanan ARV Hotline Reporting di nomor 0812-3455-2255 yang dikelola oleh IAC.
Ia meminta agar para ODHA tidak kehilangan motivasi untuk berobat karena kelangkaan yang sempat terjadi. Ini karena menurut Ayu, obat ARV adalah pilihan yang terbaik untuk mencegah HIV menjadi AIDS.
"Mungkin situasinya pernah sulit karena kekosongan yang ekstrim kemarin. Tapi teman-teman jangan kehilangan motivasi untuk berobat ya. Obat ARV tetap adalah opsi terbaik bagi pengobatan HIV guna mencegah menjadi AIDS. Sehat semua saudaraku!" tutupnya.
Sebelumnya, pada awal Maret, sempat dilaporkan terjadi kelangkaan obat ARV di seluruh Indonesia. Kelangkaan ini mengancam nyawa ODHA karena banyak yang tidak melanjutkan pengobatan. Sejak tahun 2004, pemerintah Indonesia memberikan obat ARV gratis kepada ODHA namun berdasarkan catatan IAC, dalam dua tahun terakhir terjadi kelangkaan obat sehingga berdampak pada kesehatan dan keselamatan para ODHA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.