Terdampak Corona, Chevron Berencana Pangkas 6.000 Karyawan Secara Global
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Federal Aviation Administration/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA – Federal Aviation Administration (FAA) atau regulator penerbangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan larangan penerbangan sipil ke wilayah Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman.
Larangan itu diumumkan pada Selasa malam (7/1/2020) waktu setempat atau Rabu (8/1/2020) pagi WIB, setelah Iran menembakkan sejumlah roket ke pangkalan udara AS-Irak.
Serangan Iran dilancarkan sebagai pembalasan atas serangan udara AS di Irak pada Jumat (3/1/2020) yang menewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani.
“FAA akan terus memonitor peristiwa-peristiwa di Timur Tengah,” terang otoritas penerbangan tersebut dalam pernyataannya yang dilansir melalui Bloomberg,
“Kami terus berkoordinasi dengan mitra-mitra keamanan nasional kami serta berbagi informasi dengan maskapai penerbangan AS dan otoritas penerbangan sipil asing,” lanjut FAA.
Langkah FAA hanya berlaku untuk maskapai-maskapai penerbangan yang terdaftar di AS. Meski demikian, negara-negara lain di seluruh dunia acapkali mengikutinya dengan tindakan serupa.
Menurut FAA, larangan terbaru ini diberlakukan lantaran meningkatnya kegiatan militer dan ketegangan politik di Timur Tengah.
“[Hal itu] mendatangkan risiko tidak disengaja untuk operasi-operasi penerbangan sipil AS karena potensi miskalkukasi ataupun misidentifikasi,” jelas FAA.
FAA telah memberlakukan sejumlah larangan dan peringatan tentang penerbangan maskapai di kawasan Timur Tengah selama setahun terakhir seiring dengan meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Pada Juni 2019, misalnya, badan itu melarang operator-operator sipil AS terbang di atas wilayah-wilayah Teluk Persia dan Teluk Oman setelah sebuah rudal Iran menembak jatuh drone militer AS.
FAA dan negara-negara lain menjadi lebih agresif dalam mengeluarkan peringatan dan larangan penerbangan sejak Malaysia Airlines Flight 17 ditembak jatuh di atas Ukraina pada 17 Juli 2014, oleh rudal Rusia.
Secara terpisah, Singapore Airlines Ltd. menyatakan akan mengalihkan penerbangan-penerbangannya ke Eropa karena serangan dan kekhawatiran akan konflik yang meluas di Timur Tengah.
“Mengingat perkembangan terbaru di wilayah itu, seluruh penerbangan SIA [Singapore Airlines] menuju dan dari Eropa dialihkan dari wilayah udara Iran, ”kata Singapore Air dalam pernyataan melalui surat elektronik kepada Bloomberg.
“Kami sedang memantau situasi dengan cermat dan akan melakukan penyesuaian yang tepat dengan rute kami jika diperlukan,” papar Singapore Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.
Film Hello Kitty garapan Hollywood dijadwalkan tayang 2028 dengan sutradara Moana 2 dan Ultraman: Rising.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"