Ini Pengakuan Pelaku Persekusi terhadap Dua Anggota Banser

Newswire
Newswire Kamis, 12 Desember 2019 22:47 WIB
Ini Pengakuan Pelaku Persekusi terhadap Dua Anggota Banser

Pelaku persekusi terhadap dua anggota Banser (berkaus hitam)./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan meringkus pelaku persekusi terhadap dua anggota Banser yang viral di media sosial. Polisi menyebut insiden ini berawal dari saling senggol di jalan antara korban dan pelaku.

“Berdasarkan keterangan pelaku, kejadian diawali ketika pelaku berpapasan lalu bersenggolan dengan korban kemudian pelaku merasa kesal dan dibuntuti sampai di TKP kemudian pelaku melakukan intimidasi dan pengancaman,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Bastoni Purnama, di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis.

Bastoni juga menegaskan pelaku tidak ada kaitannya dengan ormas tertentu.

"Kemudian pelaku melakukan hal itu sendiri, tidak ada unsur yang lain," ujarnya

Bastoni mengatakan pelaku berinisial HA, berusia 30 tahun. Dia ditangkap sore ini pada sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku ditangkap di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Sebelumnya, dua anggota Banser Depok yang berinisial ES dan WS menjadi korban persekusi oleh orang yang tidak dikenal.

Peristiwa itu terjadi ketika dua korban ini sedang berkendara dari arah Pasar Jumat menuju ke arah Depok.

Kejadian itu terjadi pada Selasa 10 Desember sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Ciputat Raya I Nomor 61, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kejadian itu direkam sendiri oleh pelaku. Video tersebut akhirnya viral di media sosial.

Dua anggota Banser tersebut kemudian melapor kepada Ketua Banser NU Jakarta Selatan yang kemudian bersama Ketua Banser NU melapor ke Polres Jaksel untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi kemudian bergerak cepat untuk menangkap pelaku hanya dalam tempo 48 jam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online