Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
(kiri ke kanan) Junita Ciputra, Nararya Ciputra Sastrawinata, Rina Ciputra Sastrawinata, Cakra Ciputra, dan Tanan Herwandi Antonius, berfoto bersama seusai konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/11/2019)./Bisnis-Mutiara Nabila
Harianjogja.com, JAKARTA — Pendiri Ciputra Group, Ir Ciputra wafat pada usia 88 tahun, Rabu (27/11/2019) dini hari di Singapura.
Pak Ci, sapaan akrab Ciputra, meninggalkan beragam karya tak hanya di dunia properti, melainkan juga pendidikan, seni, dan kesehatan. Atas karyanya, Pak Ci juga telah menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalencana dari Presiden Republik Indonesia.
Rina Ciputra Sastrawinata, anak pertama Ciputra, sekaligus Komisaris PT Ciputra Development, mengaku sangat kehilangan sosok ayah, kakek, sekaligus motivator dan inspirator
"Kami generasi-generasi Ciputra selanjutnya akan mempertahankan nilai-nilai kehidupan yang selama ini sudah selalu diajarkan ayah saya," ujar Rina dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Terkait dengan bisnis perusahaan Ciputra, Rina mengatakan tidak akan mengubah dan tetap mempertahankan struktur organisasi yang sudah berjalan sekarang.
"Karena ayah saya [Pak Ci] adalah Komisaris Utama, ke bawahnya tidak akan ada perubahan apa pun," kata Rina.
Selama ini, PT Ciputra Development juga telah bergerak secara mandiri. Ciputra bertugas memberikan saran dan arahan untuk pembangunan-pembangunan yang akan dilaksanakan selanjutnya.
"Pak Ciputra sebagai komisaris utama, sebagai mentor selalu menyebut dirinya sebagai creative navigator. Secara bisnis tidak akan berubah, tapi kami jelas akan kehilangan navigator," kata Rina.
Dari segi bisnis properti, Nararya Ciputra Sastrawinata sebagai generasi ke-3 Ciputra, sekaligus Direktur Ciputra Residence, mengatakan bahwa wafatnya Pak Ci tidak akan menjadi hambatan pengembangan proyek-proyek Ciputra.
"Ke depan kami sudah mempersiapkan beberapa rencana. Tinggal melihat waktu yang tepat untuk announce ke masyarakat. Kami sebagai generasi penerus sudah menyiapka dan bekerja sebaik mungkin," kata Nararya.
Menurutnya, generasi ketiga Ciputra juga siap melanjutkan warisan karya Pak Ci. Beberapa cucu Ciputra sudah aktif di perusahaan dan menduduki posisi penting di perusahaan. Hal itu sesuai dengan keinginan Ciputra.
Pak Ci rencananya akan dimakamkan pada Kamis pekan depan (5/12/2019) di Citra Indah, Cileungsi yang merupakan pemakaman keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin