Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Bupati Magelang Saat Menerima Penghargaan Opini WTP LKPD Tahun 2018 dari Kepala Kanwil Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) Provinsi Jawa Tengah. /Ist-Dok Humas Pemkab Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018.
Penyerahan simbolis dilakukan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kanwil Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Kerja Bupati Magelang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Kamis (28/11/2019).
Kepala Kanwil Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK) Provinsi Jawa Tengah, Sulaimansyah mengatakan bahwa pihaknya telah diamanahi oleh Menteri Keuangan RI untuk menyerahkan penghargaan dari pemerintah pusat kepada Pemkab Magelang yang telah mengelola dalam mempertanggungjawabkan keuangan daerah dengan standar tertinggi.
"Ini sudah tiga kali berturut-turut diraih oleh Pemkab Magelang. Ini sangat luar biasa, dan kami sangat mengapresiasi atas pengelolaan keuangan di Kabupaten Magelang," ucap Sulaimansyah usai menyerahkan penghargaan opini WTP LKPD Tahun 2018 kepada Bupati Magelang.
Sulaimansyah mengatakan saat ini penyerahan penghargaan tidak dilangsungkan di Jakarta. Pasalnya, Presiden Joko Widodo meminta agar penghargaan tersebut langsung diserahkan kepada kepala daerah di kabupaten/kota, sekaligus untuk melihat perkembangan di tiap-tiap daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Sulaimansyah juga sangat mengapresiasi Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Magelang, yang selama ini telah bersinergi terkait data laporan keuangan daerah.
"Data keuangan daerah ini sangat berarti bagi kami dalam rangka untuk menyusun laporan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," tuturnya.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan bahwa keberhasilan Pemkab Magelang dalam mempertahankan penghargaan opini WTP tersebut tidak terlepas dari pembinaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mengelola keuangan secara Good Governance.
"Insyaallah, kami dengan sekuat tenaga akan mempertahankan opini ini. Kami mohon doanya agar keuangan yang ada ini diharapkan ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat," kata Zaenal.
Selain itu, Zaenal juga menyinggung terkait alokasi anggaran yang akan dikucurkan di wilayah Kabupaten Magelang sehubungan percepatan pembangunan Prioritas Pariwisata Borobudur sebagai Bali baru.
Ia menyebutkan bahwa, pembangunan prioritas pariwisata Borobudur akan segera running pada tahun 2020. Menurutnya hal ini sangat membutuhkan keseriusan semua pihak untuk benar-benar bisa memanfaatkan anggaran tersebut.
"Tentunya kami mohon bimbingannya untuk bisa mengawal kami agar kita bisa terus menyajikan laporan keuangan kami yang terbaik, transparan, akuntable, dan Good Governance sehingga betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat," pungkas Zaenal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.