Brimob Imbau Jurnalis Jauhi Prajurit saat Kerusuhan

Newswire
Newswire Kamis, 14 November 2019 15:57 WIB
Brimob Imbau Jurnalis Jauhi Prajurit saat Kerusuhan

Ilustrasi kekerasan fisik./JIBI

Harianjogja.com, DEPOK - Saat sama-sama bekerja di arena kerusuhan, awak media kerap bersinggungan dengan aparat kepolisian. 

Untuk menghindari itu, Wakil Kepala Korps Brimob Polri Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso meminta jurnalis agar tak terlalu dekat dengan lokasi kerusuhan. Khususnta saat pihak kepolisian tengah melakukan penindakan.

Abdul Rakhman menuturkan, itu bukan merupakan solusi utama untuk meminimalisir kesalahpahaman antara jurnalis dan aparat, karena polisi juga memahami prinsip kerja jurnalis.

"Kita berharap misalnya saat penindakan tidak terlalu bersinggungan dengan prajurit, untuk menghindari kejadian itu. Tapi bukan berarti kita membatasi daripada hak independen jurnalis," kata Abdul Rakhman usai Upacara HUT ke-74 Brimob di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Abdul Rakhman juga menyebut sejatinya aparat keamanan dididik untuk tidak mengenal kata lelah saat menjalankan tugas pengamanan. Kata lelah kata dia, tidak bisa dijadikan alasan satuan Brimob bertindak brutal yang terkadang salah sasaran menyerang jurnalis.

"Secara istitusi doktrin kepada meraka itu enggak ada kata lelah. Tapi kembali pada manusianya, yang penting kita harus hadir di TKP. Melihat di lapangan dan sebagainya itu tak bisa kita hindari. Tapi itu bukan alasan pembenaran," ucapnya.

Dia menjamin, setiap jurnalis yang merasa bersinggungan dengan aparat bisa melaporankan aparat dengan menyertakan saksi dan bukti yang menguatkan.

"Tinggal melakukan pemeriksaan apakah memenuhi unsur yang disangkakan media dan rekan semua. Mungkin cctv saksi kita bisa melakukan proses itu. Cuma kita mengutamakan praduga tak bersalah," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online