Biodiesel B40 Mulai Dijual di Pasaran secara Bertahap
PT Pertamina Patra Niaga mulai melakukan penyaluran bahan bakar nabati campuran solar dengan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) 40% atau biodiesel B40.
Presiden Jokowi (kedua kiri), didampingi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi (dari kanan) saat ke Bukit Soeharto di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur/Setkab-Anggun
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk mengeluarkan unek-uneknya tentang harapan mereka mengenai ibu kota baru nanti. Hal tersebut disampaikan Presiden melalui akun resmi Instagramnya.
Unggahan Jokowi yang berupa komik tersebut dimulai dengan narasi bahwa wacana pemindahan ibu kota merupakan gagasan lama yang telah dicetuskan bahkan sejak era Presiden Soekarno. Indonesia belum pernah menentukan dan merancang sendiri ibu kotanya.
Ibu kota Indonesia pernah pindah ke Yogyakarta dan Bukittingi, Sumatra Barat, sebelum kembali ke Jakarta sampai saat ini.
Namun, kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa semakin meningkat. Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diharapkan dapat mendorong pembangunan, ekonomi, dan pendidikan merata sesuai dengan visi Indonesia Sentris.
Peran Jakarta sebagai ibu kota yang sekaligus merangkap sebagai pusat bisnis, keuangan, dan jasa membuat beban yang dipikul Jakarta terlalu berat.
Menurut Jokowi, memindahkan pusat pemerintahan membantu Jakarta menyelesaikan masalah kemacetan, polusi, banjir, dan kepadatan penduduk.
Selain itu, pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa dinilai akan turut mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa.
Pulau yang luasnya hanya 6% luas wilayah Indonesia tersebut dihuni oleh 54 persen penduduk Indonesia. Apalagi pulau ini berada di area cincin api bencana yang rentan gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami.
Oleh karena itu, perlu adanya ibu kota baru yang lebih baik untuk mewujudkan Indonesia sentris. Pemerintah telah melakukan kajian mendalam dan studi intensif, terutama selama tiga tahun terakhir.
Menurut kajian pemerintah, lokasi ibu kota baru yang ideal adalah Kalimantan Timur. Beberapa faktor pendukungnya, antara lain risiko bencana alam minimal, berada di tengah-tengah Indonesia, dekat dengan kota yang sudah berkembang, yakni Balikpapan dan Samarinda.
Selain itu infrastruktur terbilang lengkap dan pemerintah sudah menguasai lahan seluas 180 ribu hektar.
Jokowi menekankan ibu kota baru akan mencerminkan kebhinekaan dan kekayaan alam Indonesia serta pembangunan yang bersahabat dengan alam.
Mengakhiri unggahan tersebut, Jokowi kemudian bertanya kepada masyarakat ibu kota seperti apa yang mereka harapkan.
"Ibu kota seperti apa yang kalian inginkan?" tulis Jokowi.
Unggahan Jokowi itu pun lantas dipenuhi belasan ribu komentar warga net yang menyampaikan beragam harapannya.
Beberapa diantaranya banyak yang menginginkan ibu kota baru yang ramah lingkungan, bebas polusi, tertata baik, dan memiliki transportasi publik yang nyaman dan layak.
Dalam kolom komentar banyak pula yang mengingatkan agar pembangunan ibu kota baru jangan sampai merusak kelestarian hutan dan ekosistem hewan di Kalimantan Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
PT Pertamina Patra Niaga mulai melakukan penyaluran bahan bakar nabati campuran solar dengan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) 40% atau biodiesel B40.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.