Heatstroke Saat Cuaca Panas, Kenali Gejala dan Pertolongan Pertamanya
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Irwan Munandar (48), ayahanda mendiang Afridza Syach Munandar, menunjukkan sejumlah peninggalan putra sulungnya di rumah duka, Perumahan Taman Sari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/11). /ANTARA FOTO-Adeng Bustomi
Harianjogja.com, TASIKMALAYA- Pebalap nasional, Afridza Syach Munandar (20) meninggal akibat kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman keluarga Kampung Sambongbencoy, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/11/2019) malam.
Seperti diketahui, Afridza Syach Munandar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam balapan Asia Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Kedatangan jenazah menggunakan mobil ambulans itu disambut ribuan warga dan keluarga jenazah sejak memasuki Kota Tasikmalaya hingga sampai ke rumah duka di Perumahan Tamansari Indah, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sekitar pukul 21.30 WIB.
Peti yang membawa jenazah pebalap muda itu dibawa ke teras rumah keluarganya sambil mengucapkan doa dan tahlil dengan isak tangis.
Sejumlah pejabat perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jabar dan Pemerintah Kota Tasikmalaya hadir saat kedatangan jenazah kemudian ikut doa bersama.
Jenazah selanjutnya dibawa ke Masjid Al-Muttaqin yang berada di lingkungan perumahan tersebut, untuk selanjutnya dibawa ke pemakaman keluarga.
Ayah Afridza, Irwan Munandar menyatakan ikhlas dengan kepergian anak pertama dari tiga bersaudara itu yang meninggal dunia saat ikut balapan bergengsi di Malaysia.
Selama ini Afridza, kata Irwan, memiliki keinginan membuat usaha kafe yang bisa dijadikan tempat berkumpul teman-temannya.
"Kita akan merealisasikan cita-citanya ingin buka kafe sekaligus buat museum memamerkan barang-barang Afridza," ungkapnya seperti dilansir Antara.
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyampaikan turut berduka dengan kepergian pembalap muda Afridza sebagai putra daerah yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
"Almarhum telah mengharumkan bangsa Indonesia, banyak prestasi yang telah diraih dan ditorehkan almarhum, khususnya dalam balapan motor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.