Wisata Klaten Tumbuh, Kunjungan 2025 Tembus 7,5 Juta
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Ilustrasi ratusan orang mengikuti tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)
Harianjogja.com, KLATEN - Pada 2019 ini, Pemkab Klaten mengajukan kuota penerimaan calon pegawaisebanyak 820 lowongan ke Pemerintah Pusat. Dari jumlah itu hanya 30% yang diperuntukkan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Sedangkan sisanya yakni 70% untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Rijana, menjelaskan persentase itu sesuai ketentuan dari pemerintah pusat.
Porsi untuk PPPK yakni pada posisi pegawai fungsional salah satunya guru. Sementara porsi CPNS untuk posisi pejabat fungsional dan teknis.
"Jabatan teknis itu seperti tenaga ahli jabatan, jalan, pengairan, serta bangunan," kata Rijana saat ditemui wartawan di Pemkab Klaten, Selasa (27/8/2019).
Rijana mengatakan usulan 820 lowongan sesuai jumlah PNS yang pensiun tahun ini. BKPPD belum bisa memastikan kapan perekrutan CPNS itu akan digelar. BKPPD masih menunggu informasi dari Kemenpan dan RB.
Proses rekrutmen dimulai pada Oktober mendatang. Untuk rekrutmen tersebut, Pemkab sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar.
"Kepastian formasinya [lowongan] berapa tinggal nanti dari Kemenpan RB. Kalau dapatnya 500 formasi, ya nanti tinggal dibagi 30 persen untuk CASN [CPNS] dan 70 persen PPPK," jelas dia.
Rijana mengatakan jumlah lowongan yang diusulkan Pemkab belum menutup seluruh kebutuhan pegawai di Pemkab Klaten. Pemkab masih kekurangan sekitar 3.000 pegawai dengan posisi terbanyak untuk guru.
"Sesuai ketentuannya memang jumlah usulan itu dibatasi. Disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun," urai dia.
Lebih lanjut, Rijana mengimbau warga menunggu informasi resmi soal rekrutmen CPNS di Klaten tahun ini. Dia mewanti-wanti warga agar tak tergiur iming-iming bisa diangkat menjadi CPNS dengan membayar sejumlah uang.
"Rekrutmen CASN tidak bisa diakali. Prosesnya ketat. Teknisnya rekrutmen melalui CAT [computer assisted test] dan hasilnya bisa diketahui secara langsung setelah tes. Jadi tidak ada celah sedikit pun untuk lolos rekrutmen kecuali tergantung kemampuan masing-masing," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.