Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Hasto Kristiyanto/Antara-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JAKARTA- Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan rahasia kemenangan partainya dua kali berturut-turut pada pemilu.
PDI Perjuangan menjadi partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut pada 2014 dan 2019 dimulai dari langkah organisatoris yang melibatkan peran kadernya sebagai kepala daerah.
"Saat ini PDI Perjuangan merupakan partai yang memiliki kader sebagai kepala daerah terbanyak yakni 134 kepala daerah di seluruh Indonesia," kata Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto pada diskusi "Kesiapan PDI Perjuangan menuju Pilkada 2020 dan Testimoni Para Kepala Daerah" di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Senin (5/8/2019).
Diskusi tersebut menghadirkan, nara sumber empat kepala daerah berperestasi yang diusung PDI Perjuangan, yakni Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Puncak Willem Wandik, dan Bupati Boven Digoel Benediktus.
Pembicara lainnya adalah Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH serta pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha.
Menurut Hasto Kristiyanto, keberhasilan PDI Perjuangan melakukan rekrutmen dan kaderisasi yang melahirkan kader-kader handal sebagai kepala daerah, dimulai dari tahun 2005, yakni upaya kebangkitan partai setelah kalah pada pemilu 2004.
"PDI Perjuangan ketika itu berada di luar pemerintahan, sehingga memfungsikan platform pemerintahan daerahnya. Saat itu, beberapa kepala daerah berprestasi dikumpulkan, termasuk Pak Jokowi. Hasilnya Hasta Prasetya yang pada 2010 menjadi Dasa Prasetya partai," ujar Hasto.
Hasto bercerita, dari situ PDI Perjuangan lalu melaksanakan sekolah untuk para calon kepala daerah. Para kepala daerah yang dinilai berhasil dalam kerjanya, diundang untuk mengajar di sekolah itu. Bukan hanya bersumber dari internal, para kepala daerah berhasil dari eksternal seperti Ridwan Kamil, juga diminta membagi pengalamannya.
"Inilah upaya kami menampilkan wajah politik yang membangun peradaban lewat mencetak kader partai yang baik," ujar Hasto.
Para kepala daerah itu, kata dia, dididik dan bukan kepala daerah yang dibajak dari partai lain. "Proses ini yang akhirnya menghasilkan kerja yang baik. Kami memperoleh hasil baik di pilkada yang senapas dengan pemilu legislatif dan Pilpres," beber Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Tips ikut lelang mobil bekas agar tidak boncos, mulai dari menyiapkan anggaran, menentukan batas penawaran, hingga memahami kondisi kendaraan.
Stephen Chow mengungkap perbedaan utama Kung Fu Soccer dan Shaolin Soccer. Film terbaru ini mengangkat isu stereotip gender, diskriminasi usia, dan kesehatan me
Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu siswa masuk Sekolah Rakyat pada 2027. Program ini difokuskan untuk anak kurang mampu, putus sekolah, dan anak jalanan d
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
Analisis APK mengungkap indikasi fitur baru ChatGPT yang memungkinkan pengguna membuat stiker WhatsApp langsung dari perintah teks. OpenAI belum memberikan konf