Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Titip Pesan untuk Generasi Muda
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Ilustrasi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono (tengah) didampingi kader partainya usai menghadiri pembacaan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jakarta, Rabu (11/4/2018). PTUN memutuskan menerima gugatan PKPI dan berhak menjadi peserta Pemilu 2019./Antara-Wibowo Armando
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Sejumlah pengurus dan pimpinan PKPI memasuki halaman Istana Negara, Jakarta pada Senin (29/7/2019) sekitar pukul 12:30 WIB.
Sekretaris Jenderal PKP Indonesia Verry Surya Hendrawan menjelaskan sejumlah hal akan dibahas dalam pertemuan itu antara lain pencapaian politik yang diraih.
"Ketum PKP Indonesia, Diaz Hendropriyono insya Allah siang ini akan membawa 44 perwakilan pengurus nasional dan provinsi, untuk bersilaturahim langsung dengan Bapak Presiden Jokowi," kata Verry.
Menurut dia, ketua umum akan menyampaikan sejumlah capaian partainya termasuk hasil Pemilihan Legislatif 2019. Verry mengatakan dalam pertemuan itu juga akan dilaporkan peta jalan "PKP Indonesia untuk Menuju Sukses 2024" salah satunya Deklarasi PKP Indonesia sebagai partai pejuang dan milenial e-sports leader.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.
Kejagung menerbitkan sprindik baru untuk Febrie Adriansyah. Peluang pengajuan praperadilan kini menjadi sorotan dalam kasus tersebut.
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.