Semeru 21 Kali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius Bahaya
Gunung Semeru mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam. Status Level III Siaga, warga diminta menjauhi kawasan rawan.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, PANGANDARAN--Wilayah Kabupaten Pangandaran Jawa Barat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.9, SAbtu (27/8/2019). Gempa terjadi pada pukul 10.44 WIB dengan kedalaman 12 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang diterima di Jakarta, Sabtu, pusat gempa terletak di laut pada koordinat 8.41 lintang selatan 108.43 bujur timur pada jarak 78 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran Jawa Barat.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan gempa bumi yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas zona subduksi lempeng Indo-Australia yang menghujam ke bawah Lempeng Eurasia.
Berdasarkan dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Pangandaran Jawa Barat dengan skala intensitas III MMI dan di Cilacap Jawa Tengah dengan skala intensitas II MMI.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
"Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempabumi tersebut," kata Hendro.
Dia meminta agar masyarakat hanya memastikan informasi resmi gempa bumi dengan Skala Magnitudo kurang dari lima hanya bersumber dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Gunung Semeru mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam. Status Level III Siaga, warga diminta menjauhi kawasan rawan.
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.