Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Presiden Joko Widodo bertemu para pimpinan serikat pekerja di Istana Bogor hari ini, sepekan menjelang pelaksanaan Hari Buruh 1 Mei 2019. /Ist- Instagram Jokowi
Harianjogja.com, JAKARTA--Situasi politik nasional pasca Pemilu 2019 dan perkembangannya ke depan sangat tergantung dari sikap dan langkah politik Presiden terpilih Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan.
Syarif Hasan mengatakan hal itu pada diskusi "Polemik: Utak Atik Manuver Elite" yang diselenggarakan sebuah radio swasta di Jakarta, Sabtu (27/7/2019).
Menurut Syarif Hasan, apakah Presiden terpilih Joko Widodo akan mengajak semua partai politik di parlemen untuk berada di pemerintahan untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara?
"Atau Pak Jokowi memilih sikap membangun bangsa dan negara cukup dengan partai-partai politik dari koalisinya yang sudah mendukungnya sejak awal, sehingga ada sebagian partai politik di luar pemerintahan," katanya.
Mantan Menteri Koperasi dan UKM ini menjelaskan, kalau belajar dari Partai Demokrat pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saat itu Presiden Yudhoyono memilih sikap cukup dengan partai-partai koalisi pendukungnya, sehingga masih ada sebagian partai politik di luar pemerintahan.
"Partai Demokrat merasa sudah cukup dapat membangun bangsa dan negara bersama partai-partai politik anggota koalisi pendukungnya," katanya.
Syarif menegaskan, bagi Partai Demokrat berbeda tempat, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, akan terus membangun komunikasi. "Bagi Partai Demokrat, berada di dalam dan di luar pemerintahan sama saja, tapi berharap pemerintah dapat menjalankan 30 program Partai Demokrat," katanya.
Ketika ditanya soal pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo serta pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Syarif mengatakan, hal itu menunjukkan rekonsiliasi semakin cair dan terbuka.
"Partai Demokrat menyatakan bersyukur adanya pertemuan-pertemuan itu yang menunjukkan rekonsiliasi semakin cair," katanya.
Dia berharap, pertemuan Prabowo-Jokowi dan pertemuan Prabowo-Megawati, dapat ditindaklanjuti dengan dengan pertemuan elite-elite lainnya di antara partai-partai politik, sehingga suasana politik nasional menjadi semakin cair.
"Dengan demikian, Insya Allah selama lima tahun ke depan, perkembangan situasi politik nasional semakin baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.009 per dolar AS setelah Perry Warjiyo mundur. Pasar menyoroti sentimen geopolitik dan risiko fiskal.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.