Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Warga menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan ke dalam tinta usai memberikan hak suaranya dengan latar poster Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo - KH Ma\'ruf Amin di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). /ANTARA FOTO-Zabur Karuru
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah figur yang dinilai layak menjadi menteri pada pemerintahan Joko Widodo periode 2019-2024 diusulkan Presidium Nasional Jangkar Jokowi.
"Usulan beberapa nama untuk dipilih menjadi menteri ini dengan mempertimbangkan faktor kapabilitas, integritas, progresif, loyal, serta setia kepada Pancasila," kata Ketua Presidium Jangkar Jokowi I Ketut Guna Artha melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (24/7/2019).
Menurut Ketut Guna Artha, usulan beberapa nama menteri itu tanpa melihat asal-usul dan latar belakang, agama, suku, maupun dari partai politik atau profesional. "Kalau figur tersebut memenuhi syarat kapabilitas, integritas, loyal, dan setia pada Pancasila, akan kami usulkan," katanya.
Ketut juga menegaskan, agar para menteri yang nantinya ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode kedua, benar-benar mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
"Para menteri nantinya tidak boleh mencitrakan diri sendiri, memiliki agenda sendiri, yang pada akhirnya melalaikan tugas utama sebagai pembantu presiden untuk mewujudkan Nawacita," katanya.
Pada kesempatan tersebiut, Ketut juga melihat, perolehan suara pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma\'ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019 yakni 55,50% , hanya naik 2,35%, dibandingkan dengan perolehan suara pada Pemilu 2014, yakni 53,15%.
Menurut dia, kenaikan suara yang hanya 2,35% itu tentu ada kekeliruan dan hambatan, karena pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode 2014-2014 dinilai telah gencar melakukan pembangunan, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, paket regulasi sektor keuangan, dan lainnya.
Namun, Presidium Nasional Jangkar Jokowi, menurut Ketut, juga memberikan apresiasi terhadap Joko Widodo yang memperoleh persentasi tertinggi sebagai pemimpin dunia yang terpilih terpopuler.
Menurut dia, survei tersebut dilakukan oleh ilmuwan politik Amerika Serikat, Ian Bremmer, melalui akun twitternya, pada April 2019. Hasil survei tersebut menyimpulkan Presiden Joko Widodo dengan persentase tertinggi, yakni 71%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman