Berbekal Video Viral, 17 Orang Ditangkap karena Terbangkan Balon Udara
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Kasatreskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro menginterogasi enam suporter bonek yang menjadi tersangka kasus penganiayaan di Madiun, Kamis (18/7/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)
Harianjogja.com, MADIUN -- Sebanyak enam suporter Bonek atau Persebaya Surabaya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan. Mereka ditangkap petugas kepolisian setelah mereka melakukan aksi perusakan truk tronton di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Peristiwa penganiayaan dan perusakan truk tronton itu terjadi pada Rabu (10/7/2019) lalu sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Balerejo, Kabupaten Madiun. Ada 21 orang bonek yang ditangkap saat itu.
Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, mengatakan enam bonek yang ditetapkan menjadi tersangka itu sebagian besar merupakan warga Kota Surabaya.
Awalnya, mereka hendak berangkat ke Sleman DIY untuk menyaksikan pertandingan laga antara Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Sleman pada Sabtu (13/7/2019).
Sebelumnya, para bonek berangkat dari Surabaya dengan menumpang mobil pikap sampai di by pass Krian, Sidoarjo. Selanjutnya, mereka menumpang truk lagi dan turun di Jalan Raya Madiun-Surabaya masuk Desa Balerejo.
Setelah menunggu beberapa saat, para suporter bonek ini menghentikan laju truk tronton berpelat nomor L 9104 UZ yang melintas dari arah Caruban ke Madiun. Truk kemudian berlahan berhenti, salah satu tersangka berinisial DR naik truk dengan cara menggandul bagian belakang truk.
"Pada saat DR ini naik itu, sopir truk mengerem supaya truk berhenti. Kemudian tersangka DR itu terjatuh," kata dia kepada wartawan saat jumpa pers, Kamis (18/7/2019).
Jatuhnya DR itu memicu para suporter bonek lain yang berjumlah 21 orang untuk melakukan aksi perusakan. Para suporter ini melempar batu ke arah truk. Kaca truk pun retak karena dilempari batu berkali-kali oleh bonek.
Tersangka DR yang saat itu tersungkur kemudian mendatangi sopir truk bernama Puguh Triawan dan memukulnya sebanyak dua kali. DR juga mengambil handphone milik Puguh yang jatuh.
"Polisi kemudian mengamankan 21 suporter yang merusak itu. Dari 21 orang itu, ada enam orang yang dijadikan tersangka. Yaitu DR, AP, MAF, MS, SI, dan BK," kata Kasatreskrim Polres Madiun.
Atas penganiayaan itu, sopir truk mengalami luka di bagian pipi kanan. Sedangkan kaca truk mengalami kerusakan.
Keenam tersangka dari kalangan bonek ini akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman penjara maksimal enam bulan. Para tersangka saat ini ditahan di Mapolres Madiun untuk proses penyidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.