1 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh Dimakamkan di Glodogan Klaten
Korban helikopter jatuh dimakamkan di Klaten, keluarga dan warga iringi pemakaman dengan suasana duka mendalam.
Salah satu mitra menunjukkan foto Direktur PT Krishna Alam Sejahtera, Alfarizin, di Mapolres Klaten, Senin (15/7/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN -- Sejumlah mitra kerja PT Krishna Alam Sejahtera mengaku seperti terhipnotis tiap kali bertatap muka dengan bos perusahaan tersebut, Al Farizi.
Salah satu mitra kerja, Sri, 41, asal Kecamatan Cawas, mengaku sudah beberapa kali bertemu langsung dengan Al Farizi. Dia menginvestasikan uang pinjaman bank Rp32 juta untuk paket B.
Sri sudah mendapatkan penghasilan Rp10 juta sejak ikut investasi itu pada akhir April lalu. Sri menjelaskan ada pertemuan tiga bulanan yang digelar perusahaan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Al Farizi membagikan doorprize di antaranya sepeda motor, televisi, hingga paket investasi. “Setiap kali bertatap muka dengan Al Farizi, rasanya itu seperti ingin mengeluarkan uang terus untuk berinvestasi. Seperti terhipnotis,” kata ibu rumah tangga tersebut di Mapolres Klaten, Senin (15/7/2019).
Hal senada disampaikan, Indah, 52, warga Kecamatan Karangdowo, Klaten. Dia menuturkan setiap kali bertemu langsung dengan Al Farizi muncul keinginan untuk menambah nilai uang yang sudah diinvestasikan.
Soal bahan jamu yang sudah dikeringkan para mitra, Indah mengaku pernah mendapat informasi dari perusahaan bahan jamu tersebut disetorkan ke sejumlah rumah sakit. “Saya mencoba mengecek ke salah satu rumah sakit di Jogja. Ternyata produknya itu hanya dimasukkan gudang,” kata dia.
Sementara itu, polisi masih memburu Al Farizi, bos PT Krishna Alam Sejahtera. Saat dihubungi nomor ponsel yang tercantum pada surat perjanjian kerja sama kemitraan, nomor ponsel tersebut bukan milik Al Farizi.
Nomor ponsel itu milik Trisna, Wakil Direktur PT Krishna Alam Sejahtera. Namun, Trisna juga belum bisa dimintai konfirmasi. “Saya masih di Satreskrim dan saat ini masih interview dulu,” kata Trisna.
Senin itu, seratusan mitra kerja yang menjadi korban dugaan penipuan PT Krishna Alam Sejahtera mendatangi Mapolres Klaten guna menanyakan perkembangan laporan mereka.
Kedatangan mereka disambut Kabagops Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman. Dari seratusan orang, lima orang diminta mewakili rombongan untuk bertemu Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, serta Kasatintel Polres Klaten, Iptu Panaji Suryo Saputro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Korban helikopter jatuh dimakamkan di Klaten, keluarga dan warga iringi pemakaman dengan suasana duka mendalam.
Kram kaki saat tidur mengganggu? Kenali 5 penyebab dan cara meredakannya. Jangan abaikan jika sering terjadi karena bisa tanda penyakit.
Harianjogja.com,JOGJA—Dunia seni rupa Indonesia kembali berduka, salah satu tokoh maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogy
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
Rehan/Gloria gagal ke final Taipei Open 2026 usai kalah dramatis dari wakil Jepang 17-21, 20-22. Indonesia tanpa gelar di Super 300 kali ini.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.