Kakek-Kakek Gantung Diri dengan Selendang Batik di Pohon Rambutan Ace

Ilustrasi Bunuh Diri
07 November 2018 19:05 WIB Sri Sumi Handayani News Share :

Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Warga Dukuh Dalon, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Parto Wirejo, 87, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi menggantung di pohon rambutan jenis ace, Selasa (6/11/2018) pukul 12.00 WIB. Kakek-kakek itu ditemukan meninggal di pohon di depan rumahnya dengan leher terbelit selendang batik.

Polisi menerima informasi tentang kejadian itu dari tetangga Parto, Deni Setiawan, 26. Saat kejadian, Deni sedang makan di warung dekat rumah. Saat itu dia mendengar kabar tentang seseorang yang menggantung di samping rumahnya. Sontak Deni lari pulang.

Dia melihat tubuh Parto menggantung di salah satu dahan pohon lalu berusaha menyelamatkan Parto dengan mengangkat tubuh Parto, tetapi gagal. Saat itu Parto diduga sudah meninggal.

Parto menggantung menggunakan selendang motif batik sepanjang 1,5 meter.

Parto menjangkau salah satu dahan pohon rambutan menggunakan kursi kayu di rumahnya. Dia bersama warga sekitar menghubungi anak Parto, Paidi, 61.

Mereka juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Jaten. Plt. Kapolsek Jaten, Iptu Maryadi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyampaikan anggota menerima laporan dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Mereka menghubungi tim Inafis Polres Karanganyar dan puskesmas. "Jenazah kami serahkan kepada keluarga. Mereka membuat surat pernyataan sudah menerima keadaan. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kondisi korban saat ditemukan menyerupai korban meninggal karena gantung diri, yakni keluar air mani dari kelamin dan dubur menonjol," tutur Maryadi saat dihubungi Solopos.com, jaringan Harianjogja.com, Rabu (7/11/2018).

Mengenai penyebab Parto gantung diri hingga laporan ini ditulis belum diketahui.

Sumber : Solopos.com