Ngaku Polisi, Dua Pria di Banyumas Diduga Peras Remaja
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, JAKARTA -Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 belum bisa dipastikan akan dimulai. Saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak mengenai pendaftaran CPNS bisa dilakukan.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, meskipun dirinya belum bisa menyebutkan kapan pendaftaran CPNS 2018 dibuka. Namun dirinya memastikan jika terhitung mulai besok masyarakat sudah bisa membuat akun untuk pendaftaran CPNS di portal SSCN.
"Insya Allah, paling tidak sudah bisa bikin akun peserta," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (25/9/2018).
Mengenai kapan waktu persis masyarakat bisa mulai mendaftar dirinya masih belum bisa membeberkannya saat ini. Sebab, saat ini pihaknya masih terus merapatkan barisan dengan melakukan rapat-rapat koordinasi dengan panitia seleksi nasional CPNS 2018.
"Belum tahu (apakah pukul 00.00 WIB atau pukul 13.00 WIB). Masih rapat," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya belum bisa merespon semua info yang berkaitan dengan CPNS 2018. Menurutnya, semua info tentang CPNS 2018 akan dijelaskan pada keesokan hari.
Sementara saat ditanyai mengenai kemungkinan akan dimundurkan BKN juga enggan menjawabnya. Sebab saat ini BKN sedang melakukan rapat persiapan pendaftaran CPNS 2018.
Sementara itu mengenai mengenai data instansi yang sudah mengupload ke portal SSCN, dirinya juga mengaku belum bisa menyebutkan secara rinci. Lagi-lagi dirinya berdalih jika dalam acara Konfrensi pers itulah akan dijelaskan semuanya termasuk mengenai jumlah instansi yang sudah mengupload ke portal SSCN.
"Mohon maaf dari tadi saya tidak bisa merespon. Semua info besok saja saat Konfrensi pers di BKN pusat Gedung I, lantai dasar Ruang Masa, pukul 12.30 WIB. Mohon maaf dan terimakasih," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polresta Banyumas mengungkap kasus pemerasan berkedok anggota polisi terhadap remaja di Desa Pliken dengan dua tersangka.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Febrie Adriansyah resmi ditahan Kejagung sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait Asabri serta temuan emas 74 kilogram.