Advertisement
Satu Keluarga di Penjaringan Dianiaya, Ibu Tewas, Anak Kritis
Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebuah rumah di kawasan Villa Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2018) diserang orang tak dikenal.
Akibat kejadian itu, seorang perempuan pemilik rumah ditemukan tewas. Saat ditemukan, wanita paruh baya berinisial SS, 66, itu meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian perut dan tangan.
Advertisement
Di dalam rumah tersebut, seorang pria berinsial S (33) yang merupakan anak kandung korban juga ditemukan dalam kondisi kritis diduga akibat diserang senjata tajam oleh pelaku yang sama.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar memastikan jika aksi brutal yang menimpa kedua korban bukan berasal dari pelaku perampokan. Kesimpulan itu didapat setelah polisi melakukan olah TKP di rumah korban.
BACA JUGA
"Ini pembunuhan, bukan perampokan," kata Rachmat saat dikonfirmasi Suara.com, jaringan Harianjogja.com.
Menurutnya, tidak ada barang berharga milik korban yang kabur oleh pelaku usai melancarkan aksu pembunuhan tersebut. Polisi pun masih mendalami soal motif dalam kasus pembunuhan terhadap S.
"Karena barang enggak ada yang hilang seperti emas dan uang," kata dia.
"Motifnya masih kami dalami," tandas Rachmat.
Sebelumnya, sebuah rekaman video berdurasi 32 detik menayangkan sebuah rumah di kawasan Penjaringan, Jakut yang diduga disantroni pelaku perampokan. Dalam yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, diduga korban wanita meninggal dunia dan satu korban luka-luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : s
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Layani Penumpang Sepanjang Hari
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Laporan Dugaan Kejahatan Keuangan ke PPATK Naik 22,5 Persen di 2025
- Respons Polemik, Anggaran Masjid Manahan Diturunkan Jadi Rp1,2 Miliar
- PHK Teknologi AS 2025 Tak Murni Dipicu AI, Ini Faktanya
- KPK Tegaskan Direksi BUMN WNA Wajib Lapor LHKPN 2025
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
- Skandal Suap Elite Hukum Tiongkok, Eks Menteri Dihukum Seumur Hidup
- Krisis Komponen, Apple Dahulukan iPhone 18 Pro dan Fold
Advertisement
Advertisement



