Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Oknum kades terpergok berbuat mesum di kebun singkong./ Facebook
Harianjogja.com, PATI - Warga Pati, Jawa Tengah dihebihkan dengan viral video mesum yang diduga melibatkan aparat desa.
Beredar video penggerebekan terhadap seorang oknum kepala desa (kades) yang sedang asyik berbuat mesum di kebun singkong dengan perempuan yang telah bersuami.
Dalam video yang dibagikan oleh pemilik akun facebook Siti Wulan Dari pada Selasa 17 Juli 2018, terlihat sejumlah warga yang geram dengan ulahnya menginterogasi pria paruh baya itu.
Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Desa Wedusan, Kecamatan Dukuh Seti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam video lainnya terlihat mobil patroli dan sejumlah anggota polisi telah tiba untuk meredam amarah warga.
Imbas dari peristiwa ini, warga desa kemudian menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Selasa 17 Juli 2018 kemarin. Massa menuntut bupati segera mencopot oknum kades yang bersangkutan karena telah dianggap menjadi aib dengan perbuatan asusila yang dilakukannya di desa mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.