Advertisement
Ini Strategi Pemerintah Agar Gas Melon Tepat Sasaran, Data Konsumen Diverifikasi
Ilustrasi elpiji 3 Kg. - SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan skema pendistribusian elpiji bersubsidi kemasan tabung tiga kg alias gas melon agar tepat sasaran.
"Sedang disiapkan mekanisme subsidi langsung elpiji tiga kg yang diintegrasikan dengan program bantuan sosial atau subsidi lain yang akan dikoordinasikan oleh Kemensos. Saat ini, sedang dipersiapkan verifikasi dan validasi data konsumen pengguna yang berhak mendapatkan subsidi tersebut," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi kepada Antara di Jakarta, Senin (16/7/2018).
Advertisement
Menurut dia, sesuai perkembangan terkini, sudah dilakukan rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dipimpin Menko PMK Puan Maharani dan dihadiri Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan untuk membahas pelaksanaan subsidi langsung elpiji tiga kg yang akan diintegrasikan dengan bantuan sosial lainnya.
Kemudian, Agung menjelaskan untuk penggunaan elpiji bersubsidi oleh usaha kecil dan menengah (UKM) dinilai kurang tepat.
BACA JUGA
"Sesuai Perpres No 104 Tahun 2007 dan juga Perpres 126 Tahun 2015 bahwa pengguna elpiji tiga kg bersubsidi adalah hanya konsumen rumah tangga, usaha mikro, dan nelayan. Sedangkan, untuk usaha kecil menengah (UKM) bukan merupakan pengguna elpiji tiga kg bersubsidi," kata Agung.
Pemerintah dalam waktu dekat akan mengendalikan distribusi elpiji bersubsidi kemasan tabung tiga kg agar tepat sasaran yakni masyarakat atau konsumen yang kurang mampu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hasto Wardoyo: Jangan Puas dengan Predikat Opini WTP Pemkot Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement








