Advertisement
Dosen Terancam oleh Kuliah Online
M. Nasir
Advertisement
Harianjogja.com,JAKARTA- Pendidikan dengan metode online bakal mengancam keberadaan dosen di perguruan tinggi.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendorong pendidikan daring sebagai penyesuaian terhadap perkembangan revolusi industri 4.0. Akan tetapi, munculnya program pendidikan jarak jauh (PJJ) ini disebut akan mengurangi porsi dosen.
Advertisement
"Rekrutmen dosen pasti turun, biasanya di Kementerian kalau PNS dapat jatah sekitar 1.500, nantinya mungkin hanya 1.000 untuk regenerasi dosen tiap tahunnya," ujar Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).
Saat ini, lanjut dia, pihak Kemenristekdikti tengah menyusun Peraturan Menteri (Permen) yang mengakomodasi PJJ. Targetnya, Permen tersebut dapat diterbitkan pada Juni mendatang.
BACA JUGA
"Mestinya pada bulan Mei ini akan saya launch tapi karena ada yang tidak sesuai dengan perkembangan dunia, saya ingin diperbaiki," jelas dia.
Pembagian sistem pengajaran di Universitas nantinya meliputi sistem pengajaran tatap muka (face to face), sistem pengajaran daring (full online learning), dan campuran keduanya (blended).
Beberapa universitas di Indonesia, disebut Nasir, telah berhasil menerapkan sistem pengajaran full online learning, bahkan mahasiswanya berasal dari luar negeri, seperti Qatar dan Dubai. Universitas tersebut antara lain Universitas Bina Nusantara dan London School of Public Relations (LSPR).
Sejalan dengan persiapan regulasi, Kemenristekdikti juga menyiapkan infrastruktur pengajaran daring. Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan telah menginisiasi Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (Spada) yang berbasis TIK serta IdREN (Indonesia Research and Education Network).
"Jadi jaringan sudah ada sistemnya sudah ada, nanti Kementerian tinggal melakukan cyber institue. Kami bisa mengawasi konten kuliah daring," tukas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








