Advertisement
Usai Pembinaan Mental 7 Mahasiswa UNS Malah Kesurupan
Anggota Menwa UNS Solo diduga kesurupan mendapatkan penanganan di warung makan selatan Jembatan Kedungareng kawasan Waduk Gajah Mungkur, Sendang, Wonogiri, Sabtu (5/5 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
Advertisement
Harianjogja.com, WONOGIRI- Sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kesurupan. Korban menangis dan meronta bahkan hingga satu jam lamanya.
Tujuh anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Mahasiswa Siaga (UKM KMS) Batalyon 905 Jagal Abilawa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kesurupan saat beristirahat setelah mengikuti Pembinaan Mental dan Pemantapan (Bintalap) Gladi Patria XXXIII di ladang dekat Jembatan Kedungareng, Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (5/5/2018) pukul 11.30 WIB.
Advertisement
Dua orang di antaranya sangat lemas karena mengalamai kesurupan selama lebih dari satu jam. Mahasiswa yang kesurupan ditangani dua orang di sebuah warung makan selatan Jembatan Kedungareng.
Sekitar pukul 12.00 WIB ada tiga perempuan berjilbab yang kerasukan. Ketiga mahasiswi yang kerasukan terus meronta, menangis tersedu, dan ada pula yang teriak seperti orang kesakitan saat dibacakan Alquran.Dua laki-laki dan perempuan duduk dengan kondisi lemah. Keduanya baru saja terbebas dari gangguan makhluk gaib.
BACA JUGA
Salah satu dari ketiganya bahkan perlu penanganan khusus. Sejumlah mahasiswa dan warga mengekang kaki dan badan perempuan yang meronta tak terkendali itu. Ada yang bisa langsung terbebas dari gangguan makhluk gaib setelah ditangani, tetapi ada dua orang yang baru terbebas setelah ditangani secara intensif selama satu setengah jam.
Pendamping peserta, Eksan Sanjaya, mengatakan ada tujuh orang yang kesurupan. Mereka terdiri atas enam perempuan dan satu laki-laki. Satu di antaranya mereka pendamping peserta.
Salah satu mahasiswi yang kesurupan, Titis, 19, mengaku awalnya hanya ingin menenangkan temannya yang tiba-tiba menangis. Tak lama mahasiswi semester II Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) asal Kebakkramat, Karanganyar itu ikut menangis. Setelah itu dia tak tahu lagi apa yang selanjutnya terjadi padanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement





