Advertisement
Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Anak Indonesia, Nomor 3 Bikin Anak-Anak Senang!
Presiden Joko Widodo tampil beda saat menerima sebanyak 272 siswa dan siswi OSIS SMA berprestasi di seluruh Indonesia. - Suara.com/Dwi Bowo Raharjo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Ada yang menarik dalam acara Jam Main Kita di halaman Istana Merdeka Jakarta, Jumat (4/5/2018).
Dalam kegiatan itu, Presiden Joko Widodo memberikan tiga pesan kepada anak-anak Indonesia.
Advertisement
"Saya ingin berpesan kepada anak-anak harus belajar yang giat ya, setuju tidak? Kita harus belajar giat? Dan kedua anak-anak harus selalu beribadah, setuju tidak? Sembayang yang baik, setuju ndak?" tanya Presiden Joko Widodo.
Setidaknya ada sekitar 200 anak yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia dari berbagai usia hadir dalam acara Jam Main Kita yang bertujuan untuk mengaktifkan kembali permainan tradisional bagi anak-anak.
BACA JUGA
"[Pesan] ketiga, anak-anak sering olahraga tidak? Anak-anak harus berolah raga agar badan kita sehat. Coba anak-anak olah raganya apa? Ini apa? Futsal? Futsal juga? Futsal semua ya? Mana yang senang jalan sehat? Ada yang senang renang? Ada yang senang badminton? Ada tidak?" tanya Presiden Joko Widodo.
Setiap pertanyaan Presiden pun dijawab dengan menunjuk tangan atau riuhan kletekan yang dipegang anak-anak. Kletekan adalah alat permainan dari kayu yang bila digoyang menimbulkan bunyi nyaring.
"Siapa yang senang sepak bola? Siapa yang senang naik kuda? Siapa yang senang basket? Siapa yang bisa pencak silat? waduh pintar semua anak-anak, jangan lupa kalau ada waktu, baik sore hari, Sabtu atau Minggu anak-anak juga harus bermain di luar ruangan jangan main HP terus," tambah Presiden.
Presiden tidak lupa bertanya "siapa yang senang main handphone?" dan banyak juga yang menunjuk tangan.
"Siapa senang main HP? Nah, nah nah, ada yang bisa main gobak sodor ndak? Ada yang bisa main gasingan ndak? Ada? Ada yang bisa main kuda lumping ndak? Tadi sudah dinyanyikan nyanyiannya ada naik delman ada yang bisa anak2? mana yang bisa maju [menyanyikan] naik delman," tanya Presiden.
Sekitar 10 anak pun maju dan menyanyikan lagu Naik Delman lagu ciptaan Ibu Sud.
Setelah bernyanyi bersama, Presiden Joko Widodo, Ibu Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy juga bermain kuda lumping.
Tidak lupa mereka bermain tiga permainan tradisional yaitu Ogor Ban, Gobak Sodor dan Engklek.
Jam Main Kita adalah gerakan sosial untuk mengajak anak-anak Indonesia lebih mengenal permainan tradisional sekaligus mengajak anak-anak untuk aktif bermain di luar rumah yang digagas oleh Lembanga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) bersama dengan sejumlah perusahaan swasta mulai 25 Maret 2018.
Halaman Istana Merdeka pun diubah seperti arena bermain raksasa tempat bermain berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, obor ban, engklek, enggrang, congklak, lompat karet dan permainan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Hari Ini, UBS dan Galeri24 Anjlok, Antam Stabil
- Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan
- Arus Balik di Pati Terkendali, Polisi Intensif Patroli
- Klaim-klaim AS Soal Iran Disebut Hoaks, Hanya untuk Tenangkan Pasar
- Polisi Pastikan Kasus Wanita Lompat di Mal Medan Selesai
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Kasus Kuota Haji, KPK Pastikan Yaqut Masih Dirawat
Advertisement
Advertisement








