Advertisement
Lion Air Selidiki Percikan Api dari Towing Car di Bandara Soetta
Penumpang naik ke pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Rabu (10/5). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Lion Air Group tengah menyelidiki insiden percikan api sebuah kendaraan penarik dan pendorong pesawat udara (towing car/push back car) di area landas hubung Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang.
"Lion Air Group memohon maaf kepada pihak lain yang terganggu atas kejadian ini. Perusahaan berkomitmen memenuhi dan menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan," kata Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers, Sabtu (28/4).
Advertisement
Insiden itu terjadi Jumat (27/4/2018) saat Airbus A320 milik maskapai ini sedang towing dari hanggar ke landas parkir atau apron.
Petugas bernama Marthin saat itu sedang mengendarai towing car secara perlahan. Pada saat mengetahui ada percikan api, seketika langsung memutuskan berhenti dan mematikan mesin. "Tindakan ini demi menjaga keselamatan dan keamanan," katanya.
Pesawat diberhentikan, lalu direm, kendaraan penarik segera dilepas, kemudian dijauhkan menuju jarak aman dari pesawat.
Koordinasi baik antara pengemudi, teknik, AMC, dan unit kerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP PK) bandara, telah membuat api dipadamkan dengan cepat.
Saat ini towing car sudah dievakuasi. Lion Air sedang melakukan investigasi dan pengecekan lebih lanjut bersama teknisi dan pihak terkait.
Lion Air Group mengimbau media, pelanggan, dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu kepada informasi yang diberikan resmi oleh Lion Air Group.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tak Bisa Berobat dan Gaji Tertahan, Pekerja Garmen di Sleman Protes
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement







