Advertisement
Ini Harapan Presiden Jokowi pada Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga
Presiden Joko Widodo (tengah) meninjau lokasi Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah yang akan dikembangkan menjadi bandara komersial, Senin (23/4). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Advertisement
Harianjogja.com, PURBALINGGA-Presiden Jowo Widodo memiliki harapan yang besar pada Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) yang baru saja dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan. Ia berharap keberadaan bandara ini bisa mengankat perekonomian masyarakat.
Rencananya, pembangunan bandara, khususnya perluasan landasan pacu (runway) ini akan dilakukan dalam dua tahap.
Advertisement
Pada tahap pertama, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Angkasa Pura II (Persero) akan memperpanjang runway menjadi 1.600 meter dari panjang saat ini 850 meter. Pada tahap kedua, perluasan landasan pacu akan menjadi 2.500 meter.

BACA JUGA
Maket desain pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Nantinya, bandara ini akan dilengkapi terminal seluas 3.000 meter persegi yang bisa menampung 300.000 penumpang dalam setahun.
"Kita harapkan bandara ini bisa memberikan manfaat, tidak hanya Purbalingga tapi juga 9 kabupaten/kota lainnya yakni Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pemalang, Tegal, Brebes, Kota Tegal, dan Wonosobo," kata Jokowi setelah meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Senin (23/4/2018).
Tak hanya itu, Presiden juga berharap keberadaan bandara ini bisa memunculkan titik ekonomi baru.

Presiden Joko Widodo (keempat kiri) menyimak pembahasan pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman.
"Di sini sudah ada industri dengan orientasi ke ekspor yaitu industri bulu mata karena menyangkut 60.000 tenaga kerja. Tidak hanya bulu mata, tapi investasi lain bisa berkembang dengan cepat," ungkapnya.
Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Purbalingga H. Tasdi, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (AU) yang diwakili oleh Asisten Logistik Marsekal Muda TNI Yadi Husyadi, dan Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto terkait pembangunan dan pengelolaan bandara ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
PKL Dilarang Berjualan di Alun-Alun Wonosari, Pemkab Sediakan 2 Lokasi
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Nyeri Perut Seusai Makan Bisa Tanda Batu Empedu
- Batu Raksasa Dipecah untuk Buka Akses Warga Gedangsari Gunungkidul
- Pengungsi Banjir Pidie Jaya Menanti Kepastian Hunian Layak
- Basarnas Telusuri Titik Hilang Kontak Pesawat di Maros Sulsel
- Kalurahan Banyuraden Sleman Raih Penghargaan Desa Nasional 2025
- Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak, Angkut 11 Orang
- Banjir Surut, Jalur Kereta Pekalongan-Sragi Kembali Dilintasi
Advertisement
Advertisement



