Advertisement
Miangas Bisa Jadi Wisata Perbatasan
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. - ANTARA/Wahyu Putro A
Advertisement
Harianjogja.com, MANADO—Pulau Miangas bisa jadi salah satu tujuan wisata di Sulawesi Utara karena memiliki ciri khas tersendiri, yakni menjadi salah satu wilayah perbatasan di Indonesia.
Hal ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey saat berkunjung ke Pulau Miangas bersama Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Jumat (13/4/2018). Pihaknya meminta agar pemerintah Kabupaten Talaud menggali potensi di Miangas.
Advertisement
“Setiap daerah pasti memiliki potensi pariwisata, bukan tidak mungkin Miangas memiliki ketertarikan tertentu karena Miangas merupakan pulau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina,” ujarnya, seperti dikutip dari laman Humas Pemprov, Senin (16/4/2018).
Menurutnya, fasilitas pendukung utama yakni bandara sudah ada. Oleh karena itu, hal krusial yang perlu dilakukan yakni penggalian potensi andalan sehingga mampu menjadi pilihan bagi wisatawan untuk berkunjung.
Sebagai tujuan pariwisata, lanjut Olly, Miangas berpotensi menyumbang pendapatan bagi daerah Kepulauan Talaud. Dengan demikian, dukungan dari masyarakat daerah juga dibutuhkan. Bagaimanapun, semua alur akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Miangas juga tetap menjadi prioritas pembangunan sesuai dengan visi nawa cita Presiden Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
Pihaknya bersama Panglima TNI berjanji akan selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat Talaud khususnya di Miangas. Khusus persiapan Pilkada, Panglima TNI akan meninstruksikan 2 kapal TNI angkatan laut untuk bersiaga di Talaud mengantisipasi berbagai kendala.
Selain itu, Olly menjanjikan akan memperbaiki pasokan kebutuhan bahan bakar minyak mengingat Talaud sudah menunjukkan berbagai kemajuan.
Sebelumnya, Branch Manager Marketing Pertamina Sulutenggo, Daniel mengatakan akan ada penambahan lembaga penyalur baru ini diharapkan terealisasi pada semester II/2018. Pasalnya, keperluan administrasi penambahan lembaga penyalur baru sudah disusun.
“Butuh waktu. [Pada] semester II/2018 kami harap akan ada realisasinya. Total akan ada 5 lembaga penyalur BBM satu harga di Talaud. Ini jumlah yang cukup banyak dibanding yang lain. Misalnya di Tojo Una-Una, Sulteng, itu baru satu,” ujarnya.
Tiga lembaga penyalur baru BBM itu akan berada di Miangas, Esang, dan Nanusa. Saat ini, dua lembaga penyalur BBM di Kepulauan Talaud ada di Melonguane (SPBU Kompak 76.958.06) dan Kordakel-Kabaruan (SPBU Kompak 76.958.07).
Seperti diketahui, kawasan paling utara Indonesia timur ini menjadi salah satu wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Sulawesi yang menjadi sasaran program BBM satu harga Presiden Joko Widodo.
Selain di Talaud, pihaknya mengaku tengah mempersiapkan satu lembaga penyalur tambahan di Tagulandang. Lembaga penyalur itu diperkirakan bisa beroperasi pada Juli 2018 sehingga mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di Sitaro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
- Wafatnya Khamenei Buka Babak Baru Sejarah Iran
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Siap ke Iran, Indonesia Tawarkan Mediasi
- Real Oviedo vs Atletico Madrid Skor 0-1, Julian Alvarez Penentu
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- Inter Milan Kalahkan Genoa 2-0, Kokoh di Puncak Klasemen Liga Italia
- Prakiraan Cuaca DIY 1 Maret 2026: Hujan Guyur 5 Wilayah
- Pencurian SDN 2 Gondoriyo Blora, 2 Pelaku Ditangkap
Advertisement
Advertisement








